Lompat ke isi utama
x
KUA Bantul

Penyuluh Agama Bantul Jadi Juri MTQ Disabilitas di SLB Negeri 1 Kasihan

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 8 April 2026

Bantul (KUA Bantul) – Penyuluh Agama Islam KUA Bantul, Namli Wahid, turut berperan sebagai juri dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Disabilitas yang digelar di SLB Negeri 1 Kasihan dalam rangka Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Bantul, Selasa (07/04/2026).

 

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 130 peserta yang merupakan siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Kabupaten Bantul. Mereka berkompetisi dalam berbagai cabang lomba, di antaranya tilawah, tahfidz Al-Qur’an, serta seni budaya.

 

Dalam pelaksanaannya, Namli Wahid bertugas sebagai juri pada cabang tilawah. Ia menyampaikan apresiasi atas semangat dan kemampuan para peserta yang tampil dengan penuh percaya diri meskipun memiliki keterbatasan.

 

“Ajang ini menjadi wadah yang sangat positif untuk menggali potensi serta meningkatkan kualitas keagamaan para siswa SLB. Mereka memiliki semangat luar biasa yang patut diapresiasi,” ujarnya.

 

Kegiatan MTQ Disabilitas ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan mental dan spiritual bagi para peserta didik berkebutuhan khusus. Melalui kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus mengembangkan bakat dan kreativitas siswa dalam bidang keagamaan dan seni.

 

FLS3N tingkat Kabupaten Bantul ini menjadi momentum penting dalam memberikan ruang yang setara bagi seluruh siswa, termasuk penyandang disabilitas, untuk berprestasi dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

KUA Bantul