Lompat ke isi utama
x
MAN 4 Bantul

Manembayo Berbagi Takjil, Cara Siswa MAN 4 Bantul Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan

Dikirim oleh liana pada 31 March 2026

Bantul (MAN 4 Bantul) — Ramadhan di MAN 4 Bantul selalu memiliki cara istimewa untuk menebar kebaikan. Tahun ini, semangat berbagi kembali digerakkan melalui kegiatan bertajuk Manembayo Berbagi Takjil yang rencananya akan dilaksanakan pada Sabtu (07/03/2026) di sekitar lingkungan madrasah.

 

Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bermakna bagi para siswa bahwa berbagi tidak harus menunggu kaya, tetapi dapat dimulai dari niat dan kepedulian.

 

Menjelang pelaksanaan kegiatan, tim Rohis Mawaridzul Hamas MAN 4 Bantul mulai menggalang donasi dari seluruh siswa, guru, dan pegawai pada Selasa (03/03/2026). Dua siswa yang menjadi penggerak awal kegiatan ini adalah Muhammad Athar dari kelas X E2 dan Muhammad Ahyar Baronic dari kelas X E5. Keduanya berkeliling kelas dengan penuh semangat, membawa kotak donasi sederhana yang menyimpan harapan besar: menyediakan takjil bagi masyarakat sekitar saat waktu berbuka.

 

Suasana penggalangan dana berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Ada yang menyisihkan uang receh, ada pula yang memberi lebih dengan senyum tulus. Di balik nominal yang berbeda, tersimpan satu tujuan yang sama, yakni menghadirkan kebahagiaan bagi sesama di bulan suci.

 

Pembina Rohis Mawaridzul Hamas MAN 4 Bantul, Nanang Qosem, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar membagikan makanan berbuka, melainkan menjadi sarana pembelajaran tentang empati dan kepedulian sosial.

 

“Ramadhan itu sekolah rasa. Anak-anak belajar bahwa berbagi tidak harus menunggu memiliki banyak. Dari uang jajan yang disisihkan, mereka sudah bisa menghadirkan senyum bagi orang lain,” ungkapnya.

 

Ia juga berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kebiasaan baik dalam diri siswa. “Kami ingin mereka merasakan bahwa memberi itu membahagiakan. Ketika satu kotak takjil sampai ke tangan yang membutuhkan, di situlah nilai Ramadhan benar-benar hidup,” tambahnya.

 

Melalui gerakan sederhana ini, MAN 4 Bantul mengajarkan bahwa kebaikan dapat dimulai dari langkah kecil, yang perlahan tumbuh menjadi gelombang manfaat bagi banyak orang. (lel/ica)-al