Lompat ke isi utama
x
MAN 4 Bantul

MAN 4 Bantul Cetak Lulusan Global, Quraini Tiara Romadhoni Torehkan Prestasi di Kancah Internasional

Dikirim oleh liana pada 23 April 2026

Bantul (MAN 4 Bantul) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh alumni MAN 4 Bantul. Sosok inspiratif tersebut adalah Quraini Tiara Romadhoni, lulusan tahun 2022 yang saat ini menempuh pendidikan di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Program Studi Perbankan Syariah.

 

Pada Selasa (14/04/2026), Quraini resmi dinyatakan lulus tanpa skripsi melalui jalur publikasi ilmiah. Ia berhasil memublikasikan penelitian berjudul “Pengaruh Label Halal, Citra Merek, dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Produk Tepung Pisang.” Atas capaian tersebut, ia menyelesaikan studi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,87.

 

Sebagai mahasiswi angkatan 2022, Quraini dikenal aktif dan berprestasi di berbagai bidang. Ia pernah meraih predikat Mahasiswa Berprestasi Tingkat Fakultas, yang mencerminkan dedikasi tinggi dalam bidang akademik maupun nonakademik.

 

Selain berprestasi di tingkat kampus, Quraini juga mencatatkan capaian di tingkat internasional. Bersama Tim Fortune, ia meraih Gold Medal dan Special Award (Growth Strategy Award) dalam ajang International Young Creators (IYC) 2025. Ia juga meraih Bronze Medal dalam Global Youth Innovators Competition 2025 serta memperoleh beasiswa bantuan modal usaha dari Bank BPD DIY.

 

Dalam bidang organisasi, Quraini aktif sebagai Ketua Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) PBS UAD. Ia juga kerap menjadi pemateri dalam pelatihan business plan serta berkontribusi dalam pengembangan inovasi ekonomi syariah bersama timnya.

 

Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia mengungkapkan rasa bangga dan haru atas prestasi yang diraih oleh salah satu alumninya, serta berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya. Ia menegaskan bahwa kelulusan tanpa skripsi melalui jalur publikasi dengan IPK tinggi merupakan bukti kerja keras, ketekunan, dan dedikasi.

 

Prestasi Quraini menjadi bukti bahwa lulusan madrasah mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Kisah ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk terus berinovasi, berprestasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (lel/ica)-al