MAN 4 Bantul Buka Penerimaan Zakat Fitrah, Sasar Masyarakat Sekitar Madrasah
Bantul (MAN 4 Bantul) — Ramadhan di MAN 4 Bantul bukan hanya tentang puasa dan ibadah, tetapi juga tentang menumbuhkan kepedulian sosial. Sejak Senin (02/03/2026), madrasah ini mulai membuka penerimaan zakat fitrah dari seluruh siswa, guru, dan pegawai. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 6 Maret 2026, sebelum zakat yang terkumpul dikelola dan disalurkan kepada para penerima yang berhak.
Di berbagai sudut madrasah, beras mulai berdatangan. Sebagian dibawa langsung oleh siswa, sementara sebagian lainnya berasal dari pembayaran zakat dalam bentuk uang. Suasana pengumpulan terasa hangat dan penuh semangat kebersamaan. Setiap butir beras yang diserahkan bukan sekadar bahan pangan, melainkan simbol kepedulian yang mengalir dari satu tangan ke tangan lainnya.
Koordinator zakat MAN 4 Bantul, Yasin Syafii Azami, menjelaskan bahwa zakat yang terkumpul akan dikelola secara terkoordinasi sebelum didistribusikan. Proses penyaluran direncanakan berlangsung pada 9 hingga 13 Maret 2026.
“Zakat fitrah ini kami terima dalam bentuk beras maupun uang. Untuk yang berupa uang, nantinya akan kami belanjakan dalam bentuk beras agar pembagiannya lebih merata dan sesuai ketentuan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa zakat yang terkumpul akan disalurkan kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf) sesuai dengan ketentuan syariat. Dengan pengelolaan yang tertata, diharapkan bantuan tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Zakat fitrah bukan sekadar kewajiban tahunan. Ini adalah cara kita membersihkan diri setelah menjalani Ramadhan sekaligus berbagi kebahagiaan menjelang Idulfitri,” ujar Yasin.
Bagi keluarga besar MAN 4 Bantul, kegiatan ini bukan sekadar administrasi ibadah, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial. Dari lingkungan madrasah, kebaikan itu perlahan mengalir keluar, menebar manfaat bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan. (lel/ica)-al