Lepas Penat Usai ASAT, Seluruh GTK MAN 3 Bantul Gelar SKJ Bersama
Bantul (MAN 3 Bantul) – Halaman utama Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bantul tampak berbeda dari rutinitas harian, Jumat (19/06/2026). Seluruh komponen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berkumpul dengan penuh semangat untuk mengikuti kegiatan senam kebugaran jasmani yang diselenggarakan secara khusus. Kegiatan ini menjadi momen strategis sebagai upaya pemulihan kondisi fisik dan mental, menyusul selesainya pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung selama hampir dua minggu sebelumnya. MAN 3 Bantul menghadirkan instruktur senam Irani Trisnanda, guru PJOK MAN 3 Bantul.
Penyelenggaraan kegiatan ini didasari oleh pertimbangan mendalam mengenai beban kerja dan tanggung jawab besar yang telah diemban oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan. Selama pelaksanaan ASAT, seluruh GTK dituntut untuk menjaga konsentrasi tinggi, ketelitian, serta kesiapan fisik dalam mengawasi, mengelola, dan memastikan proses penilaian berjalan sesuai prosedur dan prinsip integritas akademik. Beban tugas yang cukup padat tersebut tentu memerlukan penyeimbang guna memulihkan kembali stamina dan kebugaran, sehingga pelayanan pendidikan di madrasah dapat tetap berjalan optimal.
Tujuan utama kegiatan ini bukan hanya sekadar aktivitas fisik, melainkan sebagai sarana pemulihan kelelahan, penyegaran pikiran, serta upaya menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan jasmani seluruh warga madrasah. Pihak pimpinan madrasah menekankan bahwa kesehatan dan kesejahteraan GTK merupakan aset utama yang tidak terpisahkan dari keberhasilan penyelenggaraan pendidikan. Melalui gerakan senam yang terstruktur, teratur, dan menyenangkan, diharapkan setiap individu dapat kembali merasa bugar, memiliki kondisi fisik yang prima, serta kesiapan mental yang positif untuk menyelesaikan rangkaian tugas akhir tahun pelajaran.
Kepala MAN 3 Bantul, Suyanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras yang telah ditunjukkan oleh seluruh GTK. “Selama dua minggu ini, Bapak dan Ibu semua telah bekerja sangat keras, menjaga ketertiban, dan mengawasi pelaksanaan asesmen dengan penuh tanggung jawab dan kedisiplinan tinggi. Senam kebugaran ini kami adakan sebagai bentuk perhatian nyata kami, agar Bapak Ibu bisa melepas lelah, kembali segar, dan tetap sehat. Kami sadar sepenuhnya bahwa kesehatan Bapak Ibu adalah aset paling berharga dan fondasi utama bagi kemajuan serta kualitas pelayanan madrasah ini,” tegas beliau.
Antusiasme dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini juga terlihat jelas dari para peserta. Salah satu guru yang turut berpartisipasi aktif, Dennis Fella Febrina mengungkapkan kesan positifnya. “Senang sekali dan sangat berterima kasih ada kegiatan seperti ini. Selain badan jadi terasa lebih enak dan bugar, suasana kebersamaan dan kekompakan antar rekan kerja juga makin terasa erat. Dengan kondisi yang kembali segar ini, kami pun merasa lebih siap dan bersemangat dalam menunaikan amanah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, MAN 3 Bantul kembali menegaskan komitmen institusi untuk tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas akademik dan prestasi siswa, tetapi juga menempatkan kesejahteraan, kesehatan, dan pengembangan sumber daya manusia sebagai prioritas utama. Hal ini dilakukan demi mewujudkan lingkungan kerja yang sehat, harmonis, produktif, dan berdaya saing tinggi sesuai standar pelayanan pendidikan madrasah yang bermutu.(ris/sal)