Lompat ke isi utama
x
MAN 3 Bantul

MANTABA Berkurban Sukses, MAN 3 Bantul Wariskan Nilai Religi, Tumbuhkan Jiwa Sosial, dan Tebar Kebahagiaan 

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 29 Mei 2026

Bantul (MAN 3 Bantul) - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bantul merayakan Iduladha 1447 H dengan semangat berbagi melalui ibadah kurban. MAN 3 Bantul melaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa 2 ekor sapi. Penyembelihan hewan kurban bertajuk "MANTAB (MANTABA B erkurban): Meneladani Keikhlasan Nabi Ibrahim, Menguatkan Ukhuwah, Merajut Kebersamaan dan Kepedulian" ini dilaksanakan di Lapangan MAN 3 Bantul, Jumat (29/05/2026). Kegiatan ini diikuti oleh sahibul kurban, guru tenaga kependidikan dan murid MAN 3 Bantul.


Penyembelihan Kurban MAN 3 Bantul (MANTABA) diawali dengan apel untuk pelaporan pelaksanaan kurban tahun 1447 H. Ketua panitia Kurban MAN 3 Bantul, Yani Tri Harsiwi melaporkan rangkaian kegiatan kurban MAN 3 Bantul. Yani mengungkapkan hewan kurban MAN 3 Bantul berupa 2 sapi berasal dari 14 ashhabul kurban. Kurban tersebut dari guru purna tugas, guru dan tenaga kependidikan (GTK), dan keluarga GTK MAN 3 Bantul. Sapi pertama dari ashhabul kurban Suyanto bin Tohari, Asfiyah binti Slamet, Kholif Diniawati binti Soetjipto, Sumiyati binti Djijono, Yani Tri Harsiwi binti Duldjakir, Suparman bin Amat Muhadi, ⁠Muhammad Syuhud bin Sumari; sapi kedua dari ashhabul kurban Wahyuningsih binti Darmak, Rismulyati binti Rusiman, Eva Rusdamayanti binti Wasobi, Masarrotul Hana binti Muhammad Baha'uddin, Taufiq Ismail bin Sumadi, Mohammad Zaidan bin H.M. Bajuri, Suharman bin Widi Wiyono. Sebelum penyembelihan, hewan kurban secara simbolis diserahkan dari Ashhabul Qurban yang diwakili oleh Suparman untuk sapi pertama dan Muhammad Zaidan untuk sapi kedua kepada perwakilan panitia, M. Munawar Yasin.

MAN 3 Bantul


Kepala Madrasah, Suyanto menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar MAN 3 Bantul atas partisipasi dalam kegiatan Kurban.


"Alhamdulillah hari ini kita dapat melaksanakan ibadah kurban. Bapak Ibu dan anak-anakku semua, momen kurban memberikan pembelajaran yang luar biasa kepada kita. Ibadah kurban menjadi tradisi, rutinitas baik yang perlu dijaga. Kurban bagian dari kita meneladani jejak kenabian, utamanya Nabi Ibrahim yang menjadi inspirasi kebaikan sepanjang masa, keikhlasan beliau menjadi pembelajaran yang sangat berharga. Selain itu, ibadah kurban menjadi sarana merajut ukhuwah antarcivitas dan kepada Masyarakat sekitar. Semoga kita dapat senantiasa menerapkan hikmah kurban dalam kehidupan kita dan semoga Allah menerima ibadah kita semua," tutur Suyanto.

MAN 3 Bantul


Usai penyerahan hewan kurban, Muhammad Tawab, guru Akidah Akhlak memberikan tausyiah. "Ibadah kurban merupakan implementasi keikhlasan, keimanan dan ketaqwaan sebagaimana perintah yang diwahyukan oleh Allah Swt. kepada Nabi Ibrahim as. Perjalanan Nabi Ibrahim a.s. dan putra beliau Nabi Ismail a.s. memberikan pembelajaran keikhlasan. Melalui kurban kita mengikhlaskan sebagian dari apa yang Allah titipkan untuk berbagi kebahagiaan kepada sesama. Sejarah perjalanan hidup Nabi Ibrahim a.s. sesungguhnya sangat dekat dengan budaya kita di Jawa. Semoga Allah karuniakan keberkahan untuk seluruh keluarga besar MAN 3 Bantul," tandas Tawab. Tawab menutup tausyiahnya dengan doa.


Penyembelihan hewan kurban dilakukan oleh Tim Penyembelihan yang telah tersertifikasi serta diawasi langsung oleh panitia kegiatan. Gema takbir dalam rangkaian lomba takbir mengiringi proses penyembelihan. Seluruh GTK MAN 3 Bantul dibantu siswa OSIM dan Bina Ketakwaan MAN 3 Bantul bahu membahu memproses daging kurban, mulai dari penimbangan, pencacahan, penakaran dan pengemasan, serta pengolahan.  Setelah pemrosesan daging kurban selesai daging kurban didistribusikan kepada GTK, murid yang berhak, komite madrasah, masyarakat lingkungan madrasah dan pondok pesantren. Selain itu, setiap kelas juga mendapatkan bagian untuk diolah bersama. Prosesi penyembelihan, pengolahan, dan distribusi kurban MAN 3 Bantul berjalan lancar. Dalam pelaksanaan kurban ini, siswa tidak ditarik biaya/iuran.


Suasana keagamaan dan kegembiraan semakin terasa dalam kegiatan kurban MAN 3 Bantul dengan digelarnya berbagai kompetisi tim bagi siswa kelas X dan XI. Adapun jenis perlombaan yang diselenggarakan meliputi lomba memasak dengan bahan dasar daging kurban, lomba takbir yang menilai keindahan irama dan penghayatan makna, serta lomba kebersihan kelas. Setiap perlombaan dirancang dengan indikator penilaian yang terukur, bertujuan untuk mengasah kreativitas, keterampilan praktis, kerjasama tim, serta menanamkan kesadaran akan pentingnya kebersihan dan kenyamanan lingkungan belajar. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa ibadah kurban dapat dikemas secara inovatif agar relevan dan menarik bagi generasi muda, tanpa mengurangi esensi nilai yang terkandung di dalamnya. (ris/sal)

MAN 3 Bantul