Ketua Pokjaluh Bantul: Bimtek KDRT Bekali Penyuluh Tangani Kasus Secara Komprehensif & Humanis
Bantul (KUA Sewon) — Kelompok Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Bantul mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Pelopor dan Pelapor (2P) dengan tema “Pendampingan Kasus KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) Berbasis Masyarakat” yang diselenggarakan oleh DP3AP2 DIY, Kamis (09/04/2026), di Ruang Rapat Nyi Ageng Serang 1. Kegiatan ini diikuti oleh kelompok kerja penyuluh agama Islam (pokjaluh) se-Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ketua Umum Pokjaluh Agama Islam Kabupaten Bantul, Nuraeni, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai materi yang diberikan sangat relevan dalam meningkatkan kapasitas penyuluh dalam menangani kasus kekerasan dalam rumah tangga secara komprehensif.
“Materi mencakup identifikasi dini, teknik komunikasi empatik dengan korban, hingga alur rujukan layanan yang tepat. Ini menjadi bekal penting bagi penyuluh dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat,” ujarnya.
Salah satu peserta yang juga Wakil Sekretaris Pokjaluh, Rustam, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan penguatan signifikan dalam aspek pendampingan, edukasi, serta pelaporan kasus KDRT. Ia menegaskan bahwa penyuluh memiliki peran strategis sebagai pelopor dan pelapor dalam membangun ketahanan keluarga yang harmonis.
Sementara itu, Ketua Tim Kepenyuluhan Agama Islam dan Sistem Informasi Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Nur Ahmad Ghozali, dalam sambutannya mengajak para penyuluh untuk menjadi teladan dan garda terdepan dalam membangun keluarga sakinah, serta menjadi agen perubahan dalam upaya pencegahan KDRT di tengah masyarakat. (Rtm)