Guru Bahasa Indonesia MAN 3 Bantul Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Melalui Pelatihan Lesson Study dan Media Pembelajaran Digital Berbasis Deep Learning
Bantul (MAN 3 Bantul) — Guru memiliki peran penting dalam proses belajar mengajar. Keberhasilan proses belajar murid sangat ditentukan oleh proses mengajar guru. Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, guru perlu menyesuaikan agar pembelajaran semakin kreatif dan inovatif. Guru Bahasa Indonesia MAN 3 Bantul senantiasa aktif mengembangkan diri agar kualitas pembelajaran semakin meningkat di era perkembangan teknologi seperti saat ini, salah satunya aktif dalam MGMP. MGMP Bahasa Indonesia rutin diselenggarakan setiap pekan. Kegiatan menarik dalam forum MGMP pada bulan Mei ini mengusung tema “Pembelajaran Kreatif dan Inovatif melalui Lesson Study dan Media Pembelajaran Digital Berbasis Deep Learning” yang dilaksanakan di MTs N 4 Bantul, Selasa (19/05/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan kolaborasi MGMP Bahasa Indonesia MTs dan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini diikuti oleh Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia MTs dan MA se-Bantul. Tiga guru MAN 3 Bantul yang hadir dalam pelatihan ini, Sumiyati, Abban Said, dan Nur Salamah. Pelatihan yang digelar ini menjadi bentuk implementasi tri dharma perguruan tinggi, pengabdian masyarakat UNY bagi guru. Hadir 10 dosen dalam tim pengabdian bagi guru Bahasa Indonesia ini, yaitu Teguh Setiawan, Setyawan Pujiono, Siti Rochmiyati, Salsabila Shofia R., Leny Dwi Astuti, Mei Purwanti, Erlin K., Nurvita A. Ruli N. Safitri, Fenta P.H. Turut hadir Kasi Penmad Kankemenag Bantul, Ahmad Musyadad yang menyampaikan motivasi kepada guru.
Pelatihan berlangsung dengan sangat menarik dan penuh antusias. Materi yang disampaikan berfokus pada pengembangan strategi pembelajaran kreatif, penerapan lesson study, serta pemanfaatan media pembelajaran digital berbasis deep learning untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Pelatihan terbagi menjadi dua sesi, sesi pemaparan materi dan praktik perencanaan pembelajaran serta pembuatan media pembelajaran digital. Materi pertama disampaikan Setyawan Pujiono terkait Perancangan Pembelajaran Kreatif dan Inovatif melalui lesson study. Selanjutnya, Nurvita memaparkan Media Pembelajaran Digital Berbasis Deep Learning. Guru didorong untuk kreatif dan inovatif melalui penerapan lesson study dan pemanfaatan teknologi digital sebagai media yang menarik sekaligus efektif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
Guru semakin antusias saat sesi praktik. Siti Rochmiyati memandu guru untuk melakukan praktik penyusunan rancangan pembelajaran berbasis lesson study. Melalui kegiatan tersebut, para guru dapat saling berbagi pengalaman, berdiskusi, serta mengevaluasi metode pembelajaran yang selama ini diterapkan di kelas. Selain itu, guru praktik membuat media pembelajaran inovatif melalui ZEP Quiz dengan dipandu Ruli N. Safitri.
Salah satu guru Bahasa Indonesia sekaligus Waka Humas MAN 3 Bantul, Sumiyati mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru terkait penerapan lesson study dan pepenggunaan media digital yang relevan dengan karakter peserta didik masa kini.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena memberikan inspirasi pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif. Kami juga memperoleh pemahaman baru tentang penerapan lesson study dan pemanfaatan teknologi berbasis deep learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Selain itu, dalam forum ini kami dapat memperluas jejaring untuk selanjutnya bekerja sama dengan tim dosen UNY terkait penerapan lesson study di madrasah kami,” ujarnya. (sal)