Lompat ke isi utama
x
MAN 4 Bantul

Belajar Amanah Sejak Dini, Rohis MAN 4 Bantul Kelola Pendistribusian Zakat untuk Warga

Dikirim oleh liana pada 7 April 2026

Bantul (MAN 4 Bantul) — Suasana berbeda terasa di lingkungan MAN 4 Bantul pada Senin (09/03/2026). Tidak sekadar aktivitas rutin Ramadan, hari itu menjadi ruang pembelajaran nyata tentang kepedulian dan pengelolaan amanah. Di bawah bimbingan guru Pendidikan Agama Islam (PAI), organisasi Rohis Mawaridzul Hamas MAN 4 Bantul terlibat langsung dalam proses pengelolaan zakat fitrah bagi warga madrasah.

 

Pengelolaan zakat dilakukan melalui mekanisme yang terstruktur. Zakat fitrah yang dibayarkan oleh siswa, guru, dan pegawai sebagian besar berupa uang. Dana tersebut kemudian dikelola oleh tim PAI untuk diwujudkan dalam bentuk beras, sehingga sesuai dengan ketentuan zakat fitrah yang akan disalurkan kepada para penerima yang berhak.

 

Para anggota Rohis Mawaridzul Hamas tampak aktif membantu proses pencatatan, pengemasan, hingga penataan beras. Keterlibatan ini tidak hanya menjadi bagian dari pelayanan keagamaan madrasah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa tentang pengelolaan zakat secara amanah dan profesional.

 

Koordinator pelaksanaan zakat fitrah MAN 4 Bantul, Yasin Syafii Azami, menjelaskan bahwa keterlibatan siswa merupakan bagian dari pendidikan karakter sekaligus praktik nyata nilai-nilai Islam.

 

“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memahami konsep zakat secara teori, tetapi juga belajar bagaimana mengelola zakat secara nyata, mulai dari penerimaan, pengelolaan, hingga penyalurannya kepada yang berhak. Ini menjadi pembelajaran penting tentang amanah dan kepedulian sosial,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan bahwa proses pentasarufan atau penyaluran zakat fitrah direncanakan akan dimulai pada Selasa pagi. Zakat tersebut akan disalurkan kepada masyarakat sekitar madrasah yang memenuhi kriteria sebagai mustahik.

 

Melalui kegiatan ini, Rohis Mawaridzul Hamas MAN 4 Bantul tidak hanya berperan sebagai organisasi keagamaan di lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi ruang praktik nilai-nilai kepedulian, tanggung jawab, dan kebermanfaatan bagi sesama.

 

Di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah, zakat yang dikelola bukan sekadar beras yang dibagikan, tetapi juga menjadi pelajaran berharga tentang arti berbagi yang sesungguhnya. (lel/ica)-al