Apresiasi Tahfidz dan Purnasiswa MAN 3 Bantul: Sinergi Panitia Matangkan Persiapan Menuju Puncak Acara
Bantul (MAN 3 Bantul) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bantul terus mematangkan persiapan agenda prestisius tahunan, yakni Apresiasi Tahfidz dan Pelepasan Siswa Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026. Hal ini ditegaskan dalam rapat koordinasi teknis dan final checking yang diikuti oleh seluruh jajaran panitia di Aula Madrasah, Jumat (08/05/2026).
Rapat yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh tim pengarah, M. Munawar Yasin. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa keberhasilan acara bukan sekadar pada kemegahan seremonial, melainkan pada pelayanan terbaik bagi siswa dan wali siswa sebagai bentuk akuntabilitas publik madrasah.
"Kegiatan ini adalah momentum sakral bagi siswa yang telah menyelesaikan masa studinya, sekaligus bentuk apresiasi bagi para penghafal Al-Qur'an. Saya menginstruksikan seluruh lini untuk bekerja dengan totalitas. Target kita, Senin depan seluruh progres fisik dan administrasi sudah tuntas sebelum memasuki fase gladi bersih pada Selasa," ujar Munawar.
Detail Teknis dan Manajemen Acara
Sekretaris Panitia, Eva Rusdamayanti, memaparkan laporan kesiapan yang mencakup manajemen undangan dan distribusi logistik. Salah satu poin krusial yang dibahas adalah teknis pengambilan jubah wisuda yang dijadwalkan pada Senin (11/05/2026) mulai pukul 09.00 WIB. Selain itu, panitia menetapkan kebijakan pembatasan kehadiran pendamping guna menjaga kekhidmatan dan kapasitas ruangan.
"Untuk memastikan kelancaran acara inti, kami telah menyusun denah kursi berbasis Pedoman Teknis (Juknis) yang presisi. Urutan pemanggilan siswa berprestasi dan reguler telah disinkronkan dengan rundown agar durasi acara tetap efektif dan efisien," jelas Eva.
Guna mendukung kelancaran kegiatan pada hari puncak, Rabu (13/05/2026), MAN 3 Bantul mengambil kebijakan strategis dengan menetapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring bagi seluruh siswa kelas X dan XI.
Publikasi dan Dukungan Stakeholder
Keberlangsungan acara ini juga mendapat dukungan luas dari berbagai pihak. Panitia mengonfirmasi adanya liputan eksklusif dari Jogja TV yang akan menyiarkan testimoni dari Kepala Madrasah, Kanwil Kemenag DIY, hingga pihak Universitas (Rektor) sebagai mitra pendidikan. Tak hanya itu, deretan karangan bunga dari mitra strategis seperti Polda DIY dan tokoh masyarakat mulai dipetakan pengaturannya.
Selain penguatan pada aspek seni seperti penampilan hadroh, dan paduan suara di bawah bimbingan Suparman. Panitia juga menunjukkan komitmen pada aspek lingkungan. Strategi pengelolaan limbah pasca-acara, termasuk penanganan sampah karangan bunga, telah disiapkan agar area madrasah tetap asri.
Melalui koordinasi intensif ini, MAN 3 Bantul optimis dapat menghadirkan prosesi purnasiswa yang tidak hanya meriah secara visual, tetapi juga bermakna secara spiritual dan edukatif bagi seluruh keluarga besar madrasah. (Ris)