Gali Potensi Calon Siswa, MAN 4 Bantul Gelar Seleksi Wawancara PMBM
Bantul (MAN 4 Bantul) – Proses seleksi calon murid baru di MAN 4 Bantul memasuki tahap lanjutan. Pada Kamis (23/04/2026), rangkaian Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun 2026 mencapai tahap wawancara yang dilaksanakan di aula madrasah. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk mengenal calon murid secara lebih mendalam, tidak hanya melalui berkas administrasi, tetapi juga dari aspek karakter dan potensi.
Wawancara diikuti oleh calon peserta yang telah dinyatakan lolos tahap verifikasi berkas oleh panitia. Proses ini melibatkan tidak hanya calon murid, tetapi juga orang tua atau wali, sehingga komunikasi yang terjalin menjadi lebih menyeluruh dan terbuka.
Sebagai bagian dari gelombang pertama jalur prestasi, peserta yang mengikuti wawancara merupakan siswa dengan berbagai capaian yang membanggakan. Prestasi tersebut meliputi bidang tahfiz Al-Qur’an, riset, akademik, maupun nonakademik. Seluruh capaian tersebut dibuktikan melalui nilai rapor serta sertifikat penghargaan yang dimiliki.
Pelaksanaan wawancara berlangsung dengan suasana yang serius namun tetap kondusif. Panitia PMBM menggali berbagai aspek, antara lain motivasi belajar, konsistensi dalam meraih prestasi, serta kesiapan calon murid untuk berkembang di lingkungan madrasah. Selain itu, orang tua juga diajak berdiskusi mengenai dukungan yang akan diberikan kepada putra-putrinya selama menempuh pendidikan.
Ketua PMBM MAN 4 Bantul Tahun 2026, Dwi Mulyono, menyampaikan bahwa tahap wawancara menjadi salah satu faktor penentu dalam menjaring calon murid berkualitas. “Melalui wawancara ini, kami tidak hanya menilai dari angka atau sertifikat, tetapi juga melihat karakter, semangat belajar, serta komitmen calon murid dan dukungan dari orang tua. Jalur prestasi tidak hanya menitikberatkan pada capaian masa lalu, tetapi juga potensi yang dapat berkembang di masa mendatang,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara objektif dan transparan dengan mempertimbangkan berbagai aspek agar madrasah dapat memperoleh calon murid terbaik.
Antusiasme peserta terlihat dari kesiapan mereka dalam menjawab pertanyaan serta menyampaikan pengalaman yang dimiliki. Sebagian calon murid tampak percaya diri dalam memaparkan prestasi, sementara yang lain menunjukkan kesungguhan melalui sikap dan motivasi yang kuat.
Tahap wawancara ini menjadi jembatan penting dalam menghubungkan potensi dengan peluang. Melalui proses ini, MAN 4 Bantul tidak hanya menyeleksi calon murid, tetapi juga mempersiapkan generasi yang siap berkembang, berprestasi, dan berkontribusi di masa depan. (lel/ica)-al