Lompat ke isi utama
x
KUA Sedayu

Edukasi Remaja Sehat, KUA Sedayu Gelar BRUS di SMA Dharma Amiluhur

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 1 Mei 2026

Bantul (KUA Sedayu) – Dalam upaya membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan memiliki perencanaan masa depan yang matang, KUA Sedayu kembali menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (29/04/2026) bertempat di SMA Dharma Amiluhur Sedayu, dengan diikuti oleh 30 pelajar yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

 

Kepala KUA Sedayu, Ari Iswanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program BRUS merupakan agenda rutin yang bertujuan memberikan edukasi komprehensif kepada remaja. Menurutnya, remaja saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, baik dari sisi pergaulan, perkembangan teknologi, hingga persoalan kesehatan fisik dan mental.

 

“Melalui kegiatan BRUS ini, kami ingin membekali para remaja dengan pengetahuan dan pemahaman yang utuh, tidak hanya soal kesehatan fisik, tetapi juga karakter, pengendalian diri, serta kesiapan menghadapi masa depan, termasuk dalam hal pernikahan,” jelas Ari Iswanto.

 

Ia menambahkan bahwa materi yang disampaikan dalam BRUS dirancang secara menyeluruh, mencakup remaja sehat berkarakter, pengelolaan diri, kesehatan reproduksi dan fisik, perencanaan masa depan, proteksi diri dalam pergaulan, serta pemahaman filosofi dan hukum pernikahan dalam perspektif agama.

 

Sementara itu, Jamilludin selaku narasumber utama memberikan materi dengan pendekatan yang interaktif dan komunikatif. Ia mengawali sesi dengan ice breaking yang berhasil mencairkan suasana, sehingga para peserta lebih terbuka dan aktif dalam mengikuti kegiatan.

 

“Remaja itu adalah fase penting dalam kehidupan. Di masa inilah seseorang mulai membentuk identitas diri. Maka penting bagi mereka untuk memiliki pemahaman yang benar tentang diri mereka sendiri, lingkungan, dan masa depan,” ujar Jamilludin.

 

Ia juga menekankan pentingnya kemampuan pengendalian diri di tengah arus informasi yang begitu deras. Menurutnya, tanpa bekal yang cukup, remaja berisiko terjerumus dalam pergaulan yang tidak sehat.

 

“Edukasi seperti ini bukan sekadar tambahan pengetahuan, tetapi menjadi benteng bagi remaja agar mampu mengambil keputusan yang bijak dalam hidupnya,” tambahnya.

 

Dari sisi peserta, kegiatan ini mendapatkan respon positif. Salah satu peserta, Alan, mengungkapkan bahwa dirinya merasa mendapatkan banyak wawasan baru setelah mengikuti kegiatan tersebut.

 

“Setelah ikut BRUS, saya jadi lebih paham tentang pentingnya menjaga diri, baik dari segi kesehatan maupun pergaulan. Materinya juga mudah dipahami dan tidak membosankan,” ujar Alan.

 

Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak remaja yang mendapatkan manfaat.

 

Opini senada juga disampaikan oleh pihak sekolah. Guru pendamping kegiatan menilai bahwa BRUS merupakan program yang sangat relevan dengan kebutuhan siswa saat ini.

 

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Remaja saat ini membutuhkan pendampingan yang tepat, terutama dalam memahami perubahan yang mereka alami. BRUS hadir sebagai solusi edukatif yang sangat membantu,” ungkap salah satu guru.

 

Secara keseluruhan, kegiatan BRUS yang digelar oleh KUA Sedayu ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian materi, tetapi juga ruang dialog antara pemateri dan peserta. Dengan pendekatan yang humanis dan interaktif, diharapkan para remaja mampu menginternalisasi nilai-nilai yang disampaikan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

Melalui kegiatan ini, KUA Sedayu menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual, sebagai bekal menuju masa depan yang lebih baik. (Jml)

KUA Sedayu