Lompat ke isi utama
MTsN 9 Bantul

Bersama Kanwil Kemenag DIY, MTsN 9 Bantul Siap Wujudkan Tertib Administrasi Ijazah Secara Digital

Dikirim oleh Sugiyono pada 8 June 2026

Bantul (MTsN 9 Bantul) – MTsN 9 Bantul menyatakan kesiapan untuk mendukung penerapan sistem digitalisasi administrasi ijazah yang digagas Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Kemenag DIY). Komitmen tersebut ditegaskan setelah madrasah mengikuti kegiatan Sosialisasi Penerbitan Ijazah RA, MI, MTs, dan MA yang dilaksanakan secara virtual pada Senin (08/06/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, serta operator madrasah tersebut dipimpin oleh Subkoordinator Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY, Anita Isdarmini. Sosialisasi membahas mekanisme penerbitan ijazah yang terintegrasi secara digital guna meningkatkan akurasi data, keamanan dokumen, serta efisiensi layanan administrasi pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut dijelaskan berbagai tahapan penerbitan ijazah, mulai dari validasi data peserta didik, pengelolaan dokumen kelulusan, hingga prosedur penerbitan ijazah yang berbasis sistem digital. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi layanan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama untuk mewujudkan tata kelola administrasi yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah, menyambut baik kebijakan tersebut dan menyatakan kesiapan madrasah dalam mendukung implementasinya.

“Transformasi digital merupakan kebutuhan yang harus direspons dengan kesiapan dan komitmen bersama. Melalui sistem penerbitan ijazah yang terintegrasi secara digital, validitas data peserta didik dapat terjaga dengan lebih baik, sekaligus meningkatkan kualitas layanan administrasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut dari sosialisasi tersebut, MTsN 9 Bantul segera melakukan langkah-langkah persiapan internal dengan melibatkan tim kurikulum, operator madrasah, wali kelas, dan tenaga administrasi. Tim tersebut bertugas melakukan verifikasi dan validasi data peserta didik secara cermat untuk memastikan seluruh informasi yang tercantum dalam dokumen kelulusan sesuai dengan data yang sebenarnya.

Selain meningkatkan akurasi data, penerapan sistem digital juga diharapkan mampu meminimalkan kesalahan administrasi, mempercepat proses penerbitan ijazah, serta memberikan kemudahan akses layanan bagi peserta didik dan orang tua.

Melalui kesiapan sumber daya manusia dan penguatan literasi digital yang terus dilakukan, MTsN 9 Bantul optimistis implementasi sistem administrasi ijazah digital dapat berjalan dengan baik. Madrasah berkomitmen mendukung kebijakan Kementerian Agama dalam mewujudkan layanan pendidikan yang modern, tertib, dan berorientasi pada kualitas pelayanan publik. (wwt)