Sinergi MTsN 9 Bantul dalam “Ngaji Kurikulum”, Wujudkan Pembelajaran Inovatif dan Berkarakter
Bantul (MTsN 9 Bantul) – MTsN 9 Bantul menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan mengikuti kegiatan “Ngaji Kurikulum Virtual : Sosialisasi Panduan Kurikulum Madrasah MTs” yang diselenggarakan oleh Direktorat KSKK Pendidikan Islam Kementerian Agama RI secara daring pada Senin (08/06/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemahaman dan implementasi kurikulum madrasah yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Program “Ngaji Kurikulum” mempertemukan para praktisi pendidikan Madrasah Tsanawiyah dari seluruh Indonesia untuk mendalami panduan kurikulum terbaru. MTsN 9 Bantul memandang forum ini bukan sekadar kegiatan sosialisasi, tetapi juga ruang kolaborasi dan refleksi untuk menyelaraskan pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik di era digital.
Kegiatan tersebut diikuti oleh kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, serta tim pengembang kurikulum MTs dari berbagai daerah. Sosialisasi menghadirkan narasumber Ketua Tim 1 Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Anita Isdarmini, yang menyampaikan berbagai kebijakan dan strategi implementasi kurikulum madrasah.
Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai pengembangan kurikulum yang menekankan fleksibilitas pembelajaran, penguatan kompetensi peserta didik, pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar, serta penanaman nilai-nilai karakter dan akhlakul karimah.
Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah, menegaskan bahwa penguatan kurikulum menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di madrasah.
“Pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter dan keislaman. Melalui kegiatan ‘Ngaji Kurikulum’ ini, kami memperoleh banyak wawasan dan praktik baik yang dapat diterapkan untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif, menyenangkan, dan bermakna bagi peserta didik,” ujarnya.
Menurutnya, kurikulum yang baik tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga mampu membentuk peserta didik yang memiliki karakter kuat, keterampilan abad ke-21, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan masa depan.
Usai mengikuti sosialisasi, MTsN 9 Bantul berencana melakukan tindak lanjut melalui kajian internal dan uji publik kurikulum. Langkah tersebut dilakukan agar dokumen kurikulum yang akan diterapkan pada tahun ajaran baru dapat dipahami dan disosialisasikan secara optimal kepada seluruh pemangku kepentingan madrasah.
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, MTsN 9 Bantul kembali menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam bidang pendidikan serta menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, adaptif, dan berkarakter guna mencetak generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan siap menghadapi perkembangan zaman. (wwt)