Lompat ke isi utama
kua jetis

Awal Oktober 2026, KUA Kapanewon Jetis Bantul Gelar Bimbingan Perkawinan Mandiri bagi 40 Calon Pengantin

Dikirim oleh liana pada 6 October 2026

Bantul (KUA Jetis) - Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Jetis Kabupaten Bantul kembali melaksanakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri bagi calon pengantin sebagai bagian dari upaya memberikan pembekalan dan kesiapan kepada pasangan yang akan memasuki kehidupan rumah tangga.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 6 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 WIB, bertempat di Aula Nikah KUA Kapanewon Jetis Bantul. Kegiatan diikuti oleh 40 peserta calon pengantin yang mendapatkan berbagai materi penting terkait kesehatan reproduksi, kehidupan keluarga sakinah, serta cara mengelola dinamika dalam rumah tangga.
Dibuka Kepala KUA Kapanewon Jetis


Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dan arahan Kepala KUA Kapanewon Jetis Bantul, Ali Imron, sekaligus membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Perkawinan Mandiri.
Dalam sambutan dan arahannya, Kepala KUA Kapanewon Jetis menyampaikan pentingnya kesiapan calon pengantin sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan dalam sebuah ikatan yang sah, tetapi juga merupakan amanah dan perjalanan panjang yang membutuhkan kesiapan ilmu, mental, kesehatan, tanggung jawab, serta komitmen bersama

.
Calon pengantin perlu memahami bahwa kehidupan rumah tangga memiliki berbagai dinamika. Karena itu, bekal pengetahuan dan pemahaman yang diperoleh melalui Bimbingan Perkawinan diharapkan dapat menjadi modal bagi pasangan dalam membangun komunikasi yang sehat, menjalankan hak dan kewajiban, menyelesaikan persoalan secara bijaksana, serta menjaga keharmonisan keluarga.


Bimbingan Perkawinan juga menjadi ruang pembelajaran bagi calon pengantin agar memiliki visi yang sama dalam membangun keluarga, termasuk dalam aspek kesehatan, kehidupan keagamaan, pengelolaan persoalan rumah tangga, serta mempersiapkan generasi yang berkualitas.
Tiga Narasumber Berikan Pembekalan
Untuk memberikan pembekalan yang komprehensif, kegiatan Bimbingan Perkawinan Mandiri ini menghadirkan tiga narasumber yang memberikan materi sesuai dengan bidang masing-masing.


Materi pertama disampaikan oleh Sri Lestari dari Puskesmas Jetis II Kapanewon Jetis, dengan tema “Kesehatan Reproduksi.”

Materi kedua disampaikan oleh Hj. Nuraeni,  dengan tema “Membangun Keluarga yang Sakinah, Mawaddah wa Rahmah.”
Dalam materi ini, calon pengantin diberikan penguatan mengenai hakikat keluarga dalam perspektif Islam. Keluarga merupakan tempat pertama untuk menumbuhkan ketenangan, kasih sayang, pendidikan, dan pembentukan karakter anggota keluarga.
Keluarga sakinah tidak dibangun hanya dengan rasa cinta, tetapi juga membutuhkan keimanan, komunikasi yang baik, kesabaran, saling menghargai, serta kesediaan antara suami dan istri untuk menjalankan hak dan kewajiban masing-masing.


Para peserta diajak untuk membangun rumah tangga dengan landasan nilai-nilai agama dan menjadikan pernikahan sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT. Suami dan istri diharapkan mampu menjadi pasangan yang saling menguatkan dalam kebaikan, saling menjaga kehormatan, serta bersama-sama menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Materi ketiga disampaikan oleh H. Tarso dari KUA Kapanewon Jetis, dengan tema “Mengelola Dinamika dalam Rumah Tangga.”
Dalam kehidupan rumah tangga, perbedaan karakter, pola pikir, kebiasaan, serta latar belakang antara suami dan istri merupakan sesuatu yang wajar. Perbedaan tersebut perlu dikelola dengan komunikasi yang baik agar tidak berkembang menjadi persoalan yang dapat mengganggu keharmonisan keluarga.


Melalui materi ini, calon pengantin diberikan pemahaman tentang pentingnya membangun komunikasi terbuka, saling mendengarkan, mengendalikan emosi, mengedepankan musyawarah, serta menyelesaikan setiap persoalan secara dewasa dan bijaksana.


Para peserta juga diajak memahami bahwa setiap keluarga pasti memiliki ujian dan tantangan. Namun, dengan komitmen, kesabaran, saling percaya, dan kemauan untuk menyelesaikan masalah bersama, berbagai dinamika rumah tangga dapat dihadapi dengan lebih baik.

Bimbingan Perkawinan Mandiri ini tidak hanya menjadi kegiatan pembekalan bagi calon pengantin, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran bahwa kesiapan menikah harus dipersiapkan sejak sebelum akad.
Kesiapan tersebut meliputi kesiapan spiritual, mental, kesehatan, sosial, ekonomi, serta kemampuan berkomunikasi dan menyelesaikan persoalan dalam keluarga. Dengan kesiapan yang baik, pasangan diharapkan mampu menjalani kehidupan rumah tangga secara lebih matang dan bertanggung jawab.
Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias. Berbagai materi yang diberikan menjadi bekal penting bagi calon pengantin untuk memahami kehidupan pernikahan secara lebih luas, bukan hanya dari sisi pelaksanaan akad nikah, tetapi juga perjalanan kehidupan setelah akad.


KUA Kapanewon Jetis Bantul terus berupaya memberikan pelayanan dan pembinaan kepada masyarakat agar calon pengantin memiliki bekal yang cukup dalam membangun keluarga. Hal ini sejalan dengan semangat untuk mewujudkan keluarga yang harmonis, sehat, mandiri, dan mampu menjadi tempat tumbuhnya generasi yang berkualitas.

Kelancaran pelaksanaan kegiatan Bimbingan Perkawinan Mandiri ini tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama Tim Panitia KUA Kapanewon Jetis Bantul. Panitia turut mempersiapkan berbagai kebutuhan kegiatan, mulai dari administrasi peserta, tempat, sarana dan prasarana, hingga memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar.
Melalui kegiatan ini, KUA Kapanewon Jetis berharap 40 calon pengantin yang mengikuti bimbingan dapat membawa pulang pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat untuk kehidupan rumah tangga mereka kelak.


Pernikahan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk membangun keluarga. Karena itu, semakin baik persiapan yang dilakukan, semakin kuat pula fondasi yang dapat dibangun.
KUA Kapanewon Jetis Bantul berkomitmen untuk terus mendampingi dan memberikan pembinaan kepada masyarakat, khususnya calon pengantin, agar mampu mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah, keluarga yang sehat, harmonis, penuh kasih sayang, serta menjadi tempat terbaik untuk tumbuh dan berkembangnya generasi penerus.
“Membangun rumah tangga bukan tentang mencari pasangan yang sempurna, tetapi tentang belajar menjadi pasangan yang saling melengkapi, saling menguatkan, dan bersama-sama menuju keluarga yang diridhai Allah SWT.”
KUA Kapanewon Jetis Bantul. Melayani dengan Ketulusan, Membimbing dengan Keilmuan, Menguatkan Keluarga Menuju Sakinah, Mawaddah wa Rahmah. / Endro S.red.