Tips Ramadan Bermakna ala Muhammad Nur Alim, Hidupkan Malam dan Lipat Gandakan Amal
Bantul (MAN 4 Bantul) – Suasana Mushala MAN 4 Bantul pada Kamis (26/02/2026) terasa khusyuk setelah pelaksanaan salat Dhuhur berjamaah. Seluruh siswa kelas X, XI, dan XII bersama guru serta pegawai tetap duduk rapi mengikuti kegiatan kultum yang menjadi bagian dari pembiasaan ibadah selama bulan Ramadan di lingkungan madrasah.
Pada kesempatan tersebut, kultum disampaikan oleh Muhammad Nur Alim, siswa kelas XI F4. Dalam ceramah singkatnya, ia mengingatkan pentingnya memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri.
Dengan penyampaian yang tenang namun penuh makna, Muhammad Nur Alim menekankan bahwa Ramadan tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai kegiatan menahan lapar dan dahaga. Menurutnya, bulan suci ini merupakan kesempatan untuk memperbanyak amalan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjaga salat lima waktu, memperbanyak sedekah, meningkatkan bacaan Al-Qur’an, serta menghidupkan malam dengan qiyamul lail. Menurutnya, amalan yang dilakukan secara konsisten dan penuh keikhlasan akan memiliki nilai besar di sisi Allah.
“Ramadan adalah kesempatan emas yang belum tentu kita temui lagi di tahun berikutnya. Jangan sampai kita hanya mendapatkan lapar dan haus, tetapi tidak memperoleh ampunan dan pahala yang berlipat,” ujarnya di hadapan para jamaah.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi dalam beribadah meskipun dimulai dari amalan yang sederhana. “Mari kita hidupkan malam dengan qiyamul lail, ringankan tangan untuk bersedekah, dan luangkan waktu membaca Al-Qur’an setiap hari. Sedikit demi sedikit, tetapi istiqamah,” tambahnya.
Kultum tersebut disimak dengan penuh perhatian oleh para siswa dan guru yang hadir. Melalui pesan sederhana namun menyentuh tersebut, diharapkan semangat beribadah warga MAN 4 Bantul semakin meningkat, sehingga Ramadan dapat menjadi momentum pembinaan karakter yang menumbuhkan kedisiplinan, keikhlasan, dan kesungguhan dalam beramal. (lel/ica)-al