Lompat ke isi utama
x
MTsN 6 Bantul

Tim Riset Inovasi NanoGreen MTsN 6 Bantul Ikuti Pembimbingan Proposal OPSI ke-2 bersama SHI

Dikirim oleh Sugiyono pada 11 Mei 2026

Bantul (MTsN 6 Bantul) — Pembimbingan proposal Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) ke-2 diselenggarakan pada Minggu, 10 Mei 2026, bertempat di Ruang Dewi Sartika, Gedung A Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bantul. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian seleksi dan pembinaan proposal penelitian siswa yang bekerja sama dengan Sain Hunter Indonesia (SHI).


Dari sekitar 90-an proposal yang masuk dari berbagai sekolah, hanya 30 proposal terbaik yang terpilih untuk mengikuti tahap pembimbingan lanjutan ini. MTsN 6 Bantul menjadi salah satu madrasah yang berhasil meloloskan timnya dalam seleksi tersebut. Dalam kegiatan ini, tim Inovasi NanoGreen dari MTsN 6 Bantul berkesempatan mengikuti bimbingan intensif bersama para pembimbing dari SHI.

Pembimbingan tahap kedua ini secara khusus membahas gambaran rancangan karya ilmiah yang akan dikembangkan oleh masing-masing tim. Proposal yang telah disusun sebelumnya dibedah secara detail, dikoreksi, serta disempurnakan agar sesuai dengan kaidah penulisan karya ilmiah yang baik dan benar.


Kesempatan berharga ini dimanfaatkan dengan sangat baik oleh tim yang terdiri dari Zalfa Idhar Hakim dan Alam, siswa kelas VII B. Mereka mengusung judul penelitian “Inovasi NanoGreen: Transformasi Limbah Sayuran Menjadi Pengawet Ikan Organik Berbasis Spray Drying”. Dalam sesi bimbingan, tim mendapatkan berbagai masukan penting terkait penyempurnaan latar belakang, metodologi, hingga rencana implementasi produk. Selanjutnya, para peserta diberikan waktu selama satu bulan untuk melakukan revisi dan penyempurnaan proposal berdasarkan hasil pembimbingan. Pertemuan lanjutan dijadwalkan akan dilaksanakan pada 7 Juni 2026.


Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian tim riset siswa. “Kami sangat mengapresiasi semangat dan kerja keras siswa dalam mengikuti proses seleksi hingga pembimbingan ini. Kegiatan seperti ini menjadi wadah yang sangat baik untuk menumbuhkan budaya riset dan berpikir ilmiah sejak dini. Kami berharap tim MTsN 6 Bantul dapat terus berkembang dan menghasilkan karya yang membanggakan,” ujarnya.


Sementara itu, Novrita selaku koordinator riset MTsN 6 Bantul menegaskan pentingnya proses pembimbingan ini bagi penguatan kualitas penelitian siswa. “Pembimbingan dari SHI sangat membantu siswa dalam memahami bagaimana menyusun proposal yang sistematis dan sesuai kaidah ilmiah. Revisi yang diberikan sangat detail, sehingga menjadi bekal berharga bagi siswa untuk menyempurnakan karya mereka. Kami optimis, dengan bimbingan yang berkelanjutan, tim ini dapat menghasilkan inovasi yang tidak hanya kreatif tetapi juga aplikatif,” ungkapnya.


Salah satu anggota tim, Zalfa Idhar Hakim, mengungkapkan antusiasmenya setelah mengikuti pembimbingan. “Kami sangat senang bisa mengikuti bimbingan ini karena banyak sekali masukan yang sebelumnya belum kami pikirkan. Proposal kami jadi lebih jelas arah penelitiannya, terutama pada bagian metode dan proses pembuatan produk,” tuturnya.


Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, diharapkan tim riset MTsN 6 Bantul mampu memberikan kontribusi nyata melalui inovasi yang diusung, sekaligus mengharumkan nama madrasah di tingkat nasional. (nov)