Lompat ke isi utama
MAN 4 Bantul

Sinergi MAN 4 Bantul dan Mahasiswa UIN Suka Tuntaskan Validasi Penghapusan BMN di Perpustakaan

Dikirim oleh liana pada 4 March 2026

Bantul (MAN 4 Bantul) – Penataan aset dan penguatan tata kelola administrasi terus dilakukan melalui optimalisasi program Penghapusan Barang Milik Negara (BMN) berupa koleksi buku perpustakaan. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (25/02/2026) di ruang Tata Usaha madrasah dengan melibatkan mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dari Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

 

Program dipimpin Kepala Perpustakaan, Ratna Dhevi Fahmiyati, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Tim Penghapusan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa PLP yang terlibat yakni Sania Himmatul Ulya, Syifa Durotul Faridah, dan Hafidhotun Nuruzzahro. Mereka berperan aktif membantu proses pendataan serta penginputan data koleksi buku ke dalam bank data MAN 4 Bantul.

 

Kegiatan ini bertujuan memastikan tertib administrasi aset sekaligus menjamin kesesuaian antara data fisik dan data digital terhadap koleksi yang diusulkan untuk dihapus sesuai ketentuan pengelolaan BMN. Proses input dilakukan secara sistematis guna mendukung transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan aset madrasah.

 

Ratna Dhevi Fahmiyati menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa PLP memberikan kontribusi signifikan dalam percepatan administrasi penghapusan. Selain membantu teknis pendataan, kegiatan ini juga menjadi pembelajaran langsung bagi mahasiswa dalam memahami manajemen sarana pendidikan berbasis regulasi dan sistem informasi.

 

Sementara itu, Kepala Tata Usaha, Muhammad Yasin Nuryanto, menegaskan bahwa program penghapusan BMN merupakan bagian penting dari tata kelola aset yang profesional. Ia menekankan pentingnya akurasi data dan ketertiban administrasi sebagai fondasi dalam mewujudkan pengelolaan barang milik negara yang transparan dan akuntabel.

 

Melalui kolaborasi antara pengelola perpustakaan, mahasiswa PLP, dan unit tata usaha, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat manajemen aset madrasah serta mendukung sistem administrasi yang tertib, efektif, dan berbasis data. (afa/ica)-al