Satu Hari Satu Soal, Tim TKA dan TKAD Evaluasi Pendampingan Bersama 36 Ketua Kelompok Kecil
Bantul ( MTsN 6 Bantul ) — Tim Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) MTsN 6 Bantul melaksanakan evaluasi pendampingan bersama ketua kelompok kecil sebagai bagian dari pemantauan persiapan siswa menghadapi TKA dan TKAD. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh ketua kelompok kecil dari kelas 9A hingga 9F dengan jumlah 36 ketua kelompok pada Rabu (17/09/2026)
Evaluasi diawali dengan membahas pelaksanaan program One Day One Soal yang menjadi salah satu pembiasaan belajar siswa. Tim TKA dan TKAD menanyakan kepada para ketua kelompok mengenai kekompakan anggota dalam menyelesaikan dan membahas soal yang telah diberikan. Ketua kelompok juga diminta memastikan bahwa setiap anggota telah membuat dan mengerjakan soal secara rutin sehingga tidak ada siswa yang tertinggal dalam mengikuti kegiatan.
Selain evaluasi akademik, para ketua kelompok didorong untuk berkreasi dalam membangun kebiasaan positif bersama anggota kelompok. Salah satunya melalui kegiatan amalan ibadah bersama, seperti membiasakan puasa sunah, salat tahajud, tadarus Al-Qur’an, maupun salat duha. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk saling mengingatkan dan mendukung antarsiswa dalam membangun kebiasaan baik selama masa persiapan TKA dan TKAD.
Dalam bidang akademik, tim juga mengarahkan siswa untuk membiasakan *menghafal rumus-rumus penting Matematika dan IPA*. Hafalan dilakukan secara bertahap agar siswa semakin mengenali dan memahami rumus yang sering digunakan dalam menyelesaikan soal. Ketua kelompok berperan membantu mengingatkan anggota agar kegiatan tersebut dilakukan secara konsisten.
Evaluasi juga menyoroti kedisiplinan dan konsentrasi siswa selama mengikuti kegiatan les. Ketua kelompok diharapkan turut membantu menjaga suasana belajar agar tetap kondusif, termasuk memastikan tidak ada anggota yang tidur, berbicara sendiri, atau melakukan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi selama pembelajaran berlangsung.
Melalui pertemuan tersebut, ketua kelompok tidak hanya berperan sebagai penghubung antara anggota dengan tim TKA dan TKAD, tetapi juga menjadi penggerak kelompok dalam membangun kekompakan, kedisiplinan, kebiasaan belajar, serta pembiasaan ibadah. Dengan jumlah 36 ketua kelompok yang terlibat, koordinasi diharapkan dapat menjangkau seluruh kelompok kecil di kelas 9A hingga 9F.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono mengapresiasi keterlibatan para ketua kelompok dalam mendukung program pendampingan siswa. Menurutnya, persiapan menghadapi TKA dan TKAD tidak hanya membutuhkan latihan soal, tetapi juga kedisiplinan, kekompakan, dan kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten. “Ketua kelompok memiliki peran penting dalam menjaga kekompakan anggotanya. Tidak hanya dalam menyelesaikan One Day One Soal, tetapi juga dalam membangun kebiasaan belajar, menjaga konsentrasi saat les, menghafal rumus, serta saling mengingatkan dalam kebaikan. Dengan kebersamaan tersebut, pendampingan diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat bagi seluruh siswa,” ujar Sugiyono.
Evaluasi bersama 36 ketua kelompok kecil tersebut menjadi bagian dari upaya MTsN 6 Bantul untuk memastikan pendampingan TKA dan TKAD berjalan secara konsisten. Melalui sinergi antara tim, ketua kelompok, dan seluruh anggota kelompok kecil, pembiasaan belajar diharapkan tidak berhenti pada latihan soal, tetapi juga tumbuh menjadi kebiasaan disiplin, saling mendukung, dan berorientasi pada perbaikan diri.(wwn/ewh)