Lompat ke isi utama
Kankemenag Bantul

Perkuat Program Tahfiz Al-Qur'an, MAN 1 Bantul Seleksi Calon Guru Tahfidz Melalui Wawancara

Dikirim oleh Fidela alma pada 8 July 2026

Bantul (MAN 1 Bantul) – MAN 1 Bantul melaksanakan tes wawancara dalam rangka rekrutmen Calon Guru Tahfidz Tahun Pelajaran 2026/2027 di Aula MAN 1 Bantul, Selasa (07/07/2026). Kegiatan ini merupakan tahapan lanjutan setelah proses seleksi administrasi sebagai upaya menjaring calon pendidik yang kompeten untuk memperkuat Program Tahfiz Al-Qur'an di madrasah.

 

Seluruh peserta mengikuti proses wawancara secara bergantian di hadapan tim seleksi. Tahapan ini bertujuan untuk memperoleh calon Guru Tahfidz yang memiliki kompetensi, integritas, dan komitmen tinggi dalam mendukung pelaksanaan Program Tahfiz Al-Qur'an di MAN 1 Bantul.

 

Proses wawancara dilakukan oleh empat orang pewawancara yang berasal dari unsur pimpinan dan tim yang ditunjuk oleh madrasah. Tim seleksi menilai berbagai aspek, meliputi kompetensi keilmuan, kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur'an, pengalaman mengajar, kepribadian, kemampuan berkomunikasi, serta kesiapan peserta untuk berkontribusi dalam pengembangan Program Tahfiz Al-Qur'an di MAN 1 Bantul.

 

Dalam rekrutmen ini, madrasah menetapkan sejumlah persyaratan bagi para pelamar. Salah satu syarat utama adalah memiliki ijazah atau sertifikat syahadah tahfidz, dengan prioritas bagi pelamar yang memiliki hafalan 30 juz bersanad. Selain itu, pelamar juga diwajibkan memiliki kualifikasi pendidikan minimal Strata 1 (S1) sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

 

Melalui proses seleksi yang objektif dan transparan, MAN 1 Bantul berharap dapat memperoleh Guru Tahfidz yang tidak hanya memiliki kemampuan hafalan Al-Qur'an yang baik, tetapi juga kompetensi pedagogik, akhlak mulia, serta dedikasi tinggi dalam mendidik peserta didik.

 

Guru Tahfidz yang terpilih nantinya diharapkan mampu memperkuat Program Tahfiz Al-Qur'an sebagai salah satu program unggulan MAN 1 Bantul. Dengan hadirnya pendidik yang profesional dan berkualitas, madrasah optimistis dapat terus mencetak generasi Qurani yang berprestasi, berkarakter, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. (ning)-al