Lompat ke isi utama
MTsN 6 Bantul

Perkuat Ikhtiar Spiritual, MTsN 6 Bantul Rutinkan Mujahadah Jumat Pagi bagi Kelas IX

Dikirim oleh sugiyono@46 pada 6 November 2026

Bantul (MTsN 6 Bantul) - Sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam mempersiapkan keberhasilan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD), MTsN 6 Bantul mulai merutinkan kegiatan mujahadah bagi murid kelas IX setiap Jumat pagi pada jam ke-0. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memohon kelancaran dan kemudahan dalam menghadapi ujian.


Pada Jumat (6/11/2026), kegiatan mujahadah dimulai pukul 06.15 WIB dan diikuti oleh seluruh murid kelas IX. Kegiatan dipimpin oleh Bapak Ihsan dengan lantunan doa dan munajat bersama. Sejumlah guru yang tergabung dalam kelompok piket Jumat turut hadir mendampingi dan mengondisikan jalannya kegiatan.


Pelaksanaan mujahadah ini menjadi bagian dari rangkaian ikhtiar madrasah dalam mempersiapkan murid menghadapi TKA/TKAD. Selain melalui penguatan akademik, madrasah juga memberikan pendampingan spiritual agar murid memiliki kesiapan mental, ketenangan hati, serta senantiasa mengiringi usaha belajar dengan doa.


Ketua Tim Sukses TKA/TKAD, Wiwik Winarni, menyampaikan bahwa kegiatan mujahadah diharapkan dapat menjadi penguat ikhtiar murid dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian. “Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mempersiapkan diri dari sisi akademik, tetapi juga membangun kedekatan spiritual kepada Allah SWT. Usaha belajar harus diiringi dengan doa dan keyakinan agar diberikan kemudahan serta hasil yang terbaik,” ungkap Wiwik W.


Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan murid tidak hanya ditentukan oleh kesiapan akademik, tetapi juga perlu didukung dengan kekuatan spiritual, kedisiplinan, dan kesungguhan dalam berusaha.  “Kami berharap anak-anak dapat mengikuti seluruh rangkaian persiapan TKA/TKAD dengan sungguh-sungguh. Teruslah belajar, berdoa, dan meminta restu orang tua serta guru. Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan mendapatkan kemudahan dan keberkahan dari Allah SWT,” pesan Sugiyono.


Untuk menjaga keberlangsungan kegiatan, pendampingan guru dilaksanakan melalui sistem kelompok piket yang telah dibagi oleh madrasah. Kelompok guru pendamping bergantian setiap Jumat sehingga seluruh pelaksanaan mujahadah dapat berjalan dengan tertib dan terkoordinasi.


Melalui kegiatan rutin ini, MTsN 6 Bantul berharap murid kelas IX semakin termotivasi untuk mempersiapkan diri secara optimal, baik secara akademik maupun spiritual. Semoga ikhtiar yang dilakukan bersama menjadi jalan kemudahan dan mengantarkan seluruh murid meraih hasil terbaik dalam pelaksanaan TKA/TKAD. (nic)