Lompat ke isi utama
MTsN 8 Bantul

Pengawas Madrasah Suhadi Jadi Pemateri IHT Pembelajaran dan Asesmen Bagi Guru MTsN 8 Bantul

Dikirim oleh eka putri pada 16 October 2026

Bantul (MTsN 8 Bantul) – Perubahan paradigma dalam asesmen berdasarkan KMA 1503 tahun 2025 adalah 1) pertumbuhan holistic: penilaian menekankan adab, karakter, dan pemahaman, 2) keamanan psikologis : ruang belajar bebas hukuman, ancaman ke murid, dan 3) assesmen formatif : memastikan murid paham dengan apa yang kita ajarkan. Demikian salah satu cuplikan materi yang disampaikan salah satu pengawas madrasah Kantor Kemenag Kabupaten Bantul, Suhadi, di depan guru MTsN 8 Bantul dalam acara IHT pembalajaran dan asesmen pembelajaran, Jum’at (16/10/2026) di aula MTsN 8 Bantul. Kegiatan diinisiasi wakaur kurikulum MTsN 8 Bantul Drajad Hadi Wibowo berdasarkan hasil supervisi pembelajaran guru yang dilaksanakan dua pekan yang lalu.

Kegiatan IHT dimulai pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Madrasah dipimpin Slamet Sadiatun dilanjutkan sambutan Kepala MTsN 8 Bantul, Samsul Anam. Anam didampingi kepala TU MTsN 8 Bantul Nur Khasanah menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh guru dan pemateri atas kehadiran di IHT. Acara ini dinilai penting untuk menyelaraskan asesmen sesuai dengan perkembangan zaman dimana generasi sekarang beda dengan yang dulu. “Kesabaran bapak pengawas untuk mengawal mutu pendidikan disini sangat saya harapkan” ungkapnya. Ia juga mengingatkan kepada seluruh guru akan falsafah jawa, ngeli ning ora keli (mengikuti arus tetapi tidak terbawa arus).

Lebih lanjut Suhadi selaku pemateri menyampaikan tahapan dalam pembelajaran yaitu merencanakan, melaksanakan, dan evaluasi. “Apresiasi kepada anak sangat penting. Seringlah beri apresiasi” pesan Suhadi. Sebelum melakukan perencanaan pembelajaran dan asesmen, guru perlu menganalisis capaian pembelajaran, menyusun tujuan pembelajaran dan alurnya serta merencanakan pembelajaran dan asesmen. Asesmen wujudnya tidak harus  ulangan tetapi proses sistematis mengumpulkan, menganalisis, dan memaknai informasi perkembangan belajar siswa untuk membuat keputusan pendidikan secara tepat. Acara dilanjutkan dengan pembacaan do’a dipimpin Sambudi Purwanto dan dilanjutkan dengan penutup (hms).