MTsN 8 Bantul hadirkan Kasi Dikmad dan Pengawas dalam Uji Publik Kurikulum TA 2026/2027
Bantul (MTsN 8 Bantul) – Kasi dikmad Kankemenag Bantul, Ahmad Musyadad dan pengawas madrasah Kankemenag Bantul, Suhadi hadir dalam uji publik kurikulum MTsN 8 Bantul yang akan diberlakukan di tahun ajaran 2026/2027, Jum’at (10/07/2026). Kegiatan juga dihadiri guru, pegawai, perwakilan komite, orangtua, murid dan orangtua murid dipandu pembawa acara sekaligus wakaur kesiswaan baru Jaat Siyah Riwayati dan notulen sekaligus koordinator kehumasan baru Ngatemin.
Kepala madrasah, Imam Syamroni dalam sambutan menyampaikan ungkapan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu dan menerima masukan kepada seluruh peserta khususnya Kasi Dikmad dan pengawas madrasah. Imam berharap semoga kurikulum bisa diimplementasikan dengan lebih baik di tahun ajaran baru ini. Ketua komite madrasah Ahmadi dalam sambutan kedua menyampaikan komite sangat mendukung madrasah dalam memajukan madrasah. Ia juga mendo’akan guru dan pegawai yang sedang sakit. Selanjutnya wakaur kurikulum Drajad Hadi Wibowo memaparkan draft kurikulum yang akan diberlakukan di tahun ajaran 2026/2027.
Musyadad memberikan review secara keseluruhan draft kurikulum yang disusun sudah sangat baik. “Atase madrasah di Dlingo memiliki kurikulum yang sangat bagus” puji Musyadad. “Di dalam (keluarga besar madrasah) kalau sudah kompak maka madrasah akan maju karena tidak ada perselisihan” imbuhnya. Menurutnya, standar kualitas dan prestasi madrasah harus tetap ditingkatkan dan dipromosikan atau dipublikasikan. Musyadad menanyakan kepada empat murid dan 3 komite yang menjadi peserta uji publik. Keempat murid memberikan penilaian rata-rata 8,5 dari 10 dan komite memberikan nilai 9 untuk pembelajaran, sarana dan prasarana madrasah.
Suhadi menambahkan sedikit masukan terkait draft kurikulum yang dipaparkan yaitu kurikulum telah mengintegrasikan pembelajaran mendalam dan kurikulum berbasis cinta. Seluruh peserta menyetujui draft kurikulum dan akan memberlakukan kurikulum di tahun ajaran baru 2026/2027. Kegiatan diakhiri lantunan do’a yang dipimpin Nur Sholihin (jkp).