Lompat ke isi utama
MAN 2 Bantul

MAN 2 Bantul Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat DIY 2026, Wujudkan Madrasah Hijau dan Berbudaya Lingkungan

Dikirim oleh eka putri pada 4 November 2026

Bantul (MAN 2 Bantul) — Komitmen membangun lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan kembali mengantarkan MAN 2 Bantul menorehkan prestasi membanggakan.Pada Rabu (4/11/2026) Madrasah ini resmi meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2026, sebagaimana tertuang dalam piagam penghargaan yang ditetapkan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada 25 September 2026.

Penghargaan dengan Nomor 133/PG/2026 tersebut menjadi pengakuan atas kesungguhan MAN 2 Bantul dalam mengembangkan budaya peduli dan berwawasan lingkungan di lingkungan pendidikan. Capaian ini sekaligus menandai keberhasilan madrasah dalam membawa gerakan peduli lingkungan ke tingkat provinsi.

Keberhasilan tersebut bukanlah hasil yang hadir secara instan. Sejak peluncuran Program Adiwiyata pada September 2025, MAN 2 Bantul secara konsisten mengembangkan berbagai gerakan dan pembiasaan ramah lingkungan dengan melibatkan seluruh warga madrasah. Program ini tidak hanya berorientasi pada penataan fisik lingkungan, tetapi juga diarahkan untuk membangun kesadaran, tanggung jawab, dan karakter peserta didik dalam menjaga kelestarian alam.

Berbagai langkah nyata terus dikembangkan, mulai dari pengelolaan sampah, pemilahan sampah organik dan anorganik, penghijauan, perawatan tanaman, konservasi sumber daya, hingga pemanfaatan lahan madrasah sebagai ruang pembelajaran berbasis lingkungan. Kebun madrasah, kolam ikan, serta pemeliharaan unggas menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan pendidikan lingkungan dengan praktik kehidupan sehari-hari.

Kesungguhan tersebut juga terlihat dalam tahapan verifikasi dan penilaian Adiwiyata tingkat Provinsi DIY oleh Tim Dinas Lingkungan Hidup DIY pada 1 September 2026. Dalam proses tersebut, tim melakukan peninjauan langsung terhadap implementasi program, inovasi lingkungan, serta keterlibatan warga madrasah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang berbudaya ramah lingkungan.

Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas penghargaan yang berhasil diraih. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja bersama dan kesadaran kolektif seluruh warga madrasah.

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus amanah bagi keluarga besar MAN 2 Bantul. Adiwiyata bukan sekadar tentang meraih predikat atau menciptakan lingkungan yang terlihat hijau dan indah, tetapi bagaimana membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari karakter dan tanggung jawab kita bersama. Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta semua pihak yang telah berkontribusi. Semoga capaian ini semakin menguatkan komitmen kita untuk menjaga dan mengembangkan budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap penghargaan tersebut menjadi titik tolak untuk menghadirkan inovasi lingkungan yang semakin berdampak, sekaligus menanamkan nilai kepedulian terhadap alam kepada peserta didik. Menurutnya, pendidikan tidak hanya bertugas mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki tanggung jawab terhadap keberlangsungan lingkungan dan kehidupan masa depan.

Program Adiwiyata sendiri merupakan gerakan pendidikan untuk mendorong terciptanya sekolah dan madrasah yang peduli serta berbudaya lingkungan. Pelaksanaannya mencakup penguatan kebijakan berwawasan lingkungan, pembelajaran berbasis lingkungan, kegiatan partisipatif, serta pengelolaan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan.

Bagi MAN 2 Bantul, penghargaan tingkat DIY tahun 2026 ini menjadi capaian penting dalam perjalanan membangun madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan nonakademik, tetapi juga memiliki kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan.

Sebab, madrasah hebat bukan hanya tercermin dari prestasi yang diraih, melainkan juga dari nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan dan diwariskan. Dari ruang kelas, halaman madrasah, kebun, hingga setiap sudut lingkungan, MAN 2 Bantul terus menumbuhkan kesadaran bahwa merawat bumi merupakan bagian dari pendidikan dan tanggung jawab bersama./rys