Lengkapi Rangkaian Ibadah, Siswa MAN 4 Bantul Fokus Jalani Simulasi Sa'i
Bantul (MAN 4 Bantul) – Suasana penuh semangat dan kekhusyukan mewarnai pelaksanaan manasik haji siswa kelas X dan XI MAN 4 Bantul yang digelar di Wisata Edukasi Religi “Qolbu” Boyolali pada Rabu (11/02/2026). Dengan pendampingan para guru, siswa mengikuti setiap rangkaian ibadah secara tertib, termasuk saat melaksanakan sai, yakni berjalan dan berlari kecil antara Bukit Shafa dan Marwah.
Pelaksanaan sai berlangsung dengan penuh penghayatan. Para siswa bergerak dalam barisan yang teratur, merefleksikan perjuangan dan keteguhan hati sebagaimana teladan Siti Hajar ketika mencari air untuk putranya, Nabi Ismail. Guru pendamping menjelaskan bahwa sai tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas fisik, tetapi juga sebagai simbol usaha yang pantang menyerah serta keyakinan yang kuat terhadap pertolongan Allah Swt.
Muhammad Badruddin selaku pendamping kegiatan turut memberikan pesan inspiratif di sela-sela prosesi sai. Ia menekankan bahwa nilai-nilai perjuangan dalam sai sangat relevan dengan kehidupan seorang pelajar. “Sai mengajarkan kita untuk tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Seperti Siti Hajar yang terus berusaha dalam situasi penuh tantangan, siswa pun harus memiliki kegigihan dalam menuntut ilmu dan menghadapi berbagai ujian,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap langkah dalam sai merupakan simbol ikhtiar yang harus disertai doa dan sikap tawakal. “Kesuksesan tidak diraih dengan berpangku tangan. Kita harus terus berusaha dan yakin bahwa setiap ikhtiar yang sungguh-sungguh akan menghasilkan kebaikan,” tambahnya.
Melalui kegiatan manasik haji ini, siswa MAN 4 Bantul tidak hanya mempelajari tata cara pelaksanaan ibadah, tetapi juga menanamkan nilai ketekunan, kesabaran, dan optimisme yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam perjalanan pendidikan mereka. (lel/ica)-al