Lompat ke isi utama
MAN 2 Bantul

Lantik Mandaba Creative, MAN 2 Bantul Asah Kepekaan Jurnalistik Siswa melalui Semangat “Tulis, Potret, dan Publikasikan”

Dikirim oleh eka putri pada 29 October 2026

Bantul (MAN 2 Bantul)  – MAN 2 Bantul terus mendorong pengembangan kreativitas dan keterampilan literasi digital peserta didik melalui pelantikan Mandaba Creative yang dirangkai dengan pelatihan jurnalistik, Kamis (29/10/2026), di Aula MAN 2 Bantul. Kegiatan ini menghadirkan Bramma Aji Putro, Ketua Tim Humas dan Komunikasi Publik Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, sebagai narasumber.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya keberanian peserta didik untuk menuangkan gagasan, mendokumentasikan berbagai aktivitas, dan menyebarluaskan informasi positif tentang madrasah melalui karya jurnalistik. Mengusung semangat “Tulis, Potret, dan Publikasikan”, Nur Hasanah berharap Mandaba Creative menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan menulis, fotografi, dan publikasi sekaligus turut memperkenalkan potensi serta prestasi madrasah kepada masyarakat.

“Anak-anak perlu belajar melihat bahwa banyak hal menarik di sekitar kita yang bisa menjadi cerita. Tuliskan peristiwa yang bermakna, potret momen yang bercerita, kemudian publikasikan informasi yang bermanfaat. Kami berharap Mandaba Creative mampu mengangkat potensi, kreativitas, dan prestasi MAN 2 Bantul melalui karya yang positif dan bertanggung jawab,” ungkapnya. Dalam sesi pelatihan, Bramma Aji Putro mengajak peserta memahami bahwa sumber berita sebenarnya dekat dengan kehidupan sehari-hari. Berbagai aktivitas di lingkungan madrasah dapat menjadi bahan pemberitaan apabila memiliki nilai informasi, menarik untuk diketahui, dan memberikan manfaat bagi pembaca.

“Untuk menemukan bahan berita, kita tidak harus menunggu peristiwa besar. Amati aktivitas di sekitar kita, lihat apa yang sedang dilakukan, siapa yang terlibat, apa yang menarik, dan apa manfaatnya bagi orang lain. Kegiatan di madrasah, prestasi siswa, kreativitas guru, hingga aktivitas sederhana yang mengandung nilai inspirasi bisa menjadi sumber berita. Kuncinya adalah kepekaan dalam melihat peristiwa dan kemampuan menggali informasi,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa seorang jurnalis perlu mengembangkan kebiasaan mengamati, bertanya, mencatat, dan memeriksa fakta sebelum menyusun berita. Informasi yang diperoleh perlu dikonfirmasi agar pemberitaan tidak sekadar menarik, tetapi juga akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain kemampuan menulis, dokumentasi visual menjadi bagian penting dalam praktik jurnalistik. Foto yang baik bukan hanya memperindah tampilan berita, melainkan juga memperlihatkan suasana, aktivitas, dan momen penting yang memperkuat informasi.

“Foto bukan sekadar gambar pelengkap berita, tetapi juga dapat menceritakan sebuah peristiwa. Ketika memotret, perhatikan aktivitas yang berlangsung, siapa yang terlibat, ekspresi, dan momen penting yang dapat memperkuat cerita. Setelah itu, lengkapi dengan informasi yang akurat sebelum dipublikasikan,” menjadi pesan yang dapat ditekankan dalam pelatihan tersebut. Melalui kegiatan ini, anggota Mandaba Creative diharapkan mampu menghasilkan karya jurnalistik yang informatif, menarik, dan sesuai dengan etika publikasi. Kemampuan menulis berita, mengambil foto jurnalistik, serta memanfaatkan media digital secara bijak menjadi bekal penting bagi siswa untuk menghadapi perkembangan teknologi informasi.

Pelantikan dan pelatihan jurnalistik ini sekaligus menjadi langkah MAN 2 Bantul dalam memberikan ruang bagi peserta didik untuk berkarya, berkolaborasi, dan mengembangkan keterampilan komunikasi publik. Dengan semangat “Tulis, Potret, dan Publikasikan”, Mandaba Creative diharapkan dapat menjadi garda kreatif dalam mendokumentasikan perjalanan madrasah dan menyebarkan kisah-kisah inspiratif kepada masyarakat. (Ftr)