KUA Banguntapan Dorong Sinergitas Orang Tua dan Sekolah dalam Pengajian dan Parenting SDN Baturetno
Bantul (KUA Banguntapan) – Kantor Urusan Agama (KUA) Banguntapan terus menunjukkan komitmen nyatanya dalam memperkuat ketahanan keluarga dan pembentukan karakter generasi muda melalui program bimbingan penyuluhan keagamaan. Sinergi ini diwujudkan melalui partisipasi aktif Penyuluh Agama Islam KUA Banguntapan pada kegiatan Pengajian dan Parenting di SD Negeri Baturetno yang dilaksanakan Ahad (01/11/2026), pukul 06.15 hingga 07.30 WIB.
Kegiatan yang diikuti oleh jajaran pendidik serta ratusan wali murid ini mengangkat tema "Menanamkan Pendidikan Karakter dari Rumah dalam Perspektif Islam".
Hadir sebagai narasumber mewakili KUA Banguntapan, Nurlaini (Penyuluh Agama Islam KUA Banguntapan), memaparkan pentingnya membagi peran yang harmonis antara sekolah dan rumah. Menurutnya, sekolah berfokus pada transfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge), sedangkan rumah memiliki peran sentral dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan dan moral (transfer of values).
Dalam pemaparannya, Nurlaini membeberkan besarnya porsi pengaruh lingkungan keluarga terhadap tumbuh kembang anak.
"Fondasi utama pembentukan karakter anak dimulai dari rumah dengan persentase pengaruh mencapai 65%. Sementara itu, sekolah berkontribusi sebesar 20–25%, dan sisanya dipengaruhi oleh lingkungan sosial. Oleh karena itu, KUA Kapanewon Banguntapan senantiasa mengingatkan pentingnya sinergitas yang kuat antara rumah dan sekolah," terang Nurlaini.
Untuk mewujudkan sinergi tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Banguntapan ini menawarkan 3 Langkah Aksi Kolaborasi antara orang tua dan guru:
Komunikasi Rutin: Membangun dialog terbuka dan berkala mengenai perkembangan akademis maupun perilaku anak. Kesepakatan Aturan: Menyelaraskan aturan, disiplin, dan kebiasaan baik yang diterapkan di sekolah agar sejalan dengan pembiasaan di rumah. Saling Mendoakan: Menjalit ikatan spiritual dengan saling mendoakan keberkahan serta kebaikan bagi anak-anak dan para pendidik.
Lebih lanjut, Nurlaini mengingatkan para orang tua agar memanfaatkan peran istimewa di rumah ini dengan memberikan keteladanan nyata (uswatun hasanah).
"Jika ayah bunda menginginkan anak idaman yang shalih dan berakhlak mulia, maka jadilah ayah bunda yang idaman terlebih dahulu," tegasnya.
Melalui kehadiran KUA Banguntapan dalam kegiatan parenting ini, diharapkan hubungan kolaboratif antara lembaga keagamaan, sekolah, dan orang tua semakin erat demi melahirkan generasi berkarakter Islami dan unggul di wilayah Banguntapan. (nrlni)