Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Kepala MAN 4 Bantul Tekankan Pentingnya Literasi Digital
Bantul (MAN 4 Bantul) – Puncak peringatan Hari Santri Nasional dan Bulan Bahasa di MAN 4 Bantul berlangsung di halaman madrasah, Rabu (28/10/2026). Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, kegiatan tersebut diikuti seluruh warga madrasah, mulai dari guru, pegawai, hingga murid kelas X, XI, dan XII.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, mengajak seluruh warga madrasah untuk menghayati kembali semangat Sumpah Pemuda, terutama ikrar ketiga tentang menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Menurutnya, nilai tersebut selaras dengan momentum Bulan Bahasa yang menjadi kesempatan untuk meningkatkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia sekaligus memperkuat kemampuan literasi di era digital.
“Semangat Sumpah Pemuda, khususnya ikrar menjunjung bahasa persatuan, harus kita bawa hingga ke ruang digital. Ketika menggunakan media sosial, mari biasakan berbahasa dengan santun, menyampaikan informasi yang benar, dan menghargai perbedaan pendapat. Jangan sampai jari kita lebih cepat daripada pikiran kita dalam menulis atau membagikan sesuatu,” pesan Syaefulani.
Ia menegaskan bahwa literasi digital menjadi kecakapan penting bagi generasi muda. Literasi tidak sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup keterampilan memahami informasi, memeriksa kebenaran berita, membedakan fakta dan opini, serta memanfaatkan teknologi secara bijak.
Syaefulani juga mengingatkan murid agar tidak mudah terpengaruh judul provokatif, menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, maupun menulis komentar yang dapat melukai orang lain. Sebaliknya, media sosial perlu dimanfaatkan sebagai sarana berbagi pengetahuan, menyampaikan gagasan positif, mengembangkan kreativitas, dan membangun jejaring yang bermanfaat.
Lebih lanjut, ia mendorong seluruh murid menjadikan Bulan Bahasa sebagai momentum untuk terus mengasah keterampilan berbahasa, membaca, menulis, dan berpikir kritis. Kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan identitas, karakter, dan nilai-nilai kebangsaan.
Puncak peringatan yang memadukan Hari Santri Nasional, Bulan Bahasa, dan Hari Sumpah Pemuda ini menegaskan bahwa semangat religius, kecintaan terhadap bahasa, dan persatuan merupakan nilai yang saling melengkapi. Melalui momentum tersebut, MAN 4 Bantul berharap dapat membentuk generasi yang berprestasi, santun dalam berkomunikasi, bijak memanfaatkan teknologi, serta bertanggung jawab, baik di ruang digital maupun dalam kehidupan sehari-hari. (lel/ica)-al