Lompat ke isi utama
MAN 2 Bantul

Kepala MAN 2 Bantul Ikuti Pembinaan Petugas Haji Bersama Wamen Dahnil Anzar Simanjuntak

Dikirim oleh eka putri pada 3 March 2026

Sleman (MAN 2 Bantul) – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa transformasi kelembagaan tidak cukup hanya melalui perubahan struktur dan tata kelola anggaran, tetapi juga harus menyentuh pembentukan karakter aparatur. Pesan tersebut ia sampaikan saat memberikan pembinaan kepada ASN dan Petugas Haji DIY dalam rangka persiapan penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M di Asrama Haji Yogyakarta, Sleman, Senin (23/2/26).

Dalam arahannya, Dahnil menekankan pentingnya membangun budaya kerja (corporate culture) yang kuat di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Nilai-nilai kedisiplinan, kerapian, dan ketelitian, menurutnya, harus tercermin dalam praktik kerja sehari-hari. Ia mencontohkan hal sederhana seperti menjaga kerapian sebagai simbol profesionalitas dalam melayani jemaah.

Ia juga menjelaskan bahwa penggunaan Pakaian Sarung Lengkap (PSL) setiap Kamis merupakan bagian dari identitas institusi. Gaya berpakaian yang memadukan jas, dasi kupu-kupu, dan sarung tersebut terinspirasi dari tokoh-tokoh bangsa seperti HOS Tjokroaminoto, Haji Agus Salim, Haji Samanhudi, Ahmad Dahlan, dan Hasyim Asy'ari yang dikenal religius sekaligus nasionalis.

Untuk memperkuat karakter petugas, pelatihan PPIH kini menerapkan pendekatan semi-militer guna membentuk pribadi yang disiplin, sigap, dan teliti. Menurut Dahnil, kualitas layanan haji sangat ditentukan oleh kesiapan mental serta profesionalitas petugas di lapangan.

Selain penguatan karakter, ia juga mendorong optimalisasi publikasi dan adaptasi digital agar masyarakat memperoleh informasi akurat serta terhindar dari hoaks. Penguatan ekosistem ekonomi haji dan umrah melalui skema One Stop Services yang bersinergi dengan Garuda Indonesia turut menjadi bagian dari strategi pelayanan terintegrasi.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, hadir sebagai peserta pembinaan sekaligus petugas haji tahun 2026. Keikutsertaan beliau mencerminkan komitmen kuat dalam mempersiapkan diri secara profesional demi memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah, sekaligus membawa semangat disiplin dan integritas ke lingkungan madrasah.
/nhr