Lompat ke isi utama
Kankemenag Bantul

Kankemenag Bantul Fasilitasi Pelatihan Inovasi Perpustakaan bagi Pustakawan Madrasah Negeri

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 12 August 2026

Bantul (Kankemenag) – Dalam rangka meningkatkan wawasan, referensi, dan semangat berinovasi dalam pelayanan perpustakaan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul (Kankemenag Bantul) memfasilitasi pelatihan bagi 16 pengelola perpustakaan madrasah negeri. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula MAN 4 Bantul, Rabu (12/08/2026).

 

Pelatihan menghadirkan narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantul, Yuliana Kristiyani. Kegiatan dibuka oleh Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Bantul, Aminuddin, didampingi Kasi Pendidikan Madrasah, Ahmad Musyadad.

 

Dalam pemaparannya, Yuliana menyampaikan materi “Inovasi Perpustakaan di Era Digital”. Ia menekankan pentingnya perpustakaan madrasah untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar mampu menghadirkan layanan yang modern, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan pemustaka.

 

“Perpustakaan madrasah perlu terus berinovasi agar keberadaannya tidak hanya menjadi tempat menyimpan dan meminjam buku, tetapi juga menjadi pusat sumber belajar yang relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Yuliana.

 

Menurutnya, inovasi dapat dilakukan melalui digitalisasi koleksi dan layanan, pemanfaatan katalog online, otomasi perpustakaan, penyediaan fasilitas berbasis teknologi, serta pengembangan berbagai kegiatan kreatif untuk meningkatkan minat baca dan literasi digital.

 

Yuliana juga mengenalkan potensi pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung pengelolaan perpustakaan. AI dapat dimanfaatkan untuk membantu pencarian informasi, analisis data, pembuatan konten, hingga pengembangan layanan yang lebih personal bagi pemustaka.

 

“Teknologi dan AI dapat menjadi alat bantu untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan. Namun, penerapannya tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan, kesiapan infrastruktur, dan kapasitas sumber daya manusia,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, penerapan inovasi perpustakaan perlu dilakukan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan. Dengan demikian, setiap inovasi yang dikembangkan dapat benar-benar memberikan manfaat bagi warga madrasah.

 

Melalui pelatihan tersebut, pengelola perpustakaan madrasah diharapkan memperoleh wawasan dan referensi baru untuk mengembangkan layanan di satuan kerja masing-masing. Perpustakaan madrasah diharapkan mampu beradaptasi, berinovasi, dan tumbuh bersama perkembangan teknologi sehingga menjadi ruang belajar yang semakin menarik, efisien, dan produktif. (Dnd)