Lompat ke isi utama
x
MAN 4 Bantul

“Tunas Bangsa Harus Dijaga” Pesan Kuat dalam Upacara Harkitnas MAN 4 Bantul

Dikirim oleh alma_21 pada 20 Mei 2026

Bantul (MAN 4 Bantul) – Suasana pagi di halaman MAN 4 Bantul pada Rabu (20/05/2026) tampak berbeda. Cuaca cerah, langkah para petugas upacara yang tertata rapi, serta lantunan penghormatan kepada Sang Merah Putih menghadirkan suasana penuh makna dalam Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118. Seluruh civitas akademika MAN 4 Bantul mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat kebangsaan.

 

Upacara yang diikuti oleh guru, pegawai, dan seluruh murid MAN 4 Bantul berlangsung khidmat sekaligus sarat semangat nasionalisme. Kelas XI F5 mendapat kepercayaan sebagai petugas upacara dan menjalankan tugasnya dengan disiplin serta penuh tanggung jawab dari awal hingga akhir kegiatan.

 

Suasana upacara semakin berkesan melalui amanat pembina upacara yang disampaikan oleh Nanang Qosem. Guru Bahasa Arab MAN 4 Bantul tersebut membacakan amanat Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 dengan tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” secara tegas namun tetap hangat dan menyentuh.

 

Tema tersebut menjadi pengingat bahwa generasi muda saat ini merupakan penentu masa depan bangsa. Dalam amanatnya, Nanang Qosem menegaskan bahwa menjaga tunas bangsa tidak cukup hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui pembentukan karakter, akhlak, nasionalisme, serta kepedulian terhadap sesama.

 

Suasana upacara semakin khidmat ketika seluruh peserta diajak merefleksikan perjuangan para pendiri bangsa yang telah menyalakan semangat kebangkitan nasional lebih dari satu abad lalu. Semangat perjuangan tersebut kini diteruskan oleh generasi muda melalui pendidikan, prestasi, dan komitmen menjaga persatuan.

 

Di sela amanatnya, Nanang Qosem juga mengingatkan para murid agar tidak terlena oleh perkembangan zaman yang begitu cepat. Ia menekankan pentingnya memiliki jati diri dan semangat kebangsaan yang kuat.

 

“Kebangkitan bangsa hari ini dimulai dari bagaimana kita menjaga generasi muda. Murid-murid adalah tunas bangsa yang harus dirawat dengan ilmu, akhlak, dan semangat cinta tanah air. Jika generasinya kuat, maka negara juga akan kuat,” ungkapnya.

 

Pesan tersebut mendapat perhatian penuh dari seluruh peserta upacara. Banyak murid tampak serius menyimak amanat yang tidak hanya berisi seremonial peringatan, tetapi juga pesan mendalam tentang masa depan bangsa.

 

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di MAN 4 Bantul tidak sekadar menjadi kegiatan rutin tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana refleksi bahwa dunia pendidikan memiliki peran penting dalam menjaga Indonesia tetap kokoh di tengah perkembangan zaman.

 

Melalui semangat Hari Kebangkitan Nasional, MAN 4 Bantul kembali menegaskan komitmennya untuk terus mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, religius, serta siap menjadi penjaga masa depan bangsa. (lel/ica)-al