Lompat ke isi utama
x
MAN 3 Bantul

Sambut Kunjungan TK Salafiyah Jejeran, Kepala Perpustakaan Ulil Albab MAN 3 Bantul Tumbuhkan Literasi Melalui Dongeng Edukatif

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 27 April 2026

Bantul (MAN 3 Bantul) – Perpustakaan Ulil Albab MAN 3 Bantul kembali menunjukkan komitmen pengabdian masyarakat melalui penguatan literasi sejak dini, Jumat (24/04/2026). Suasana ruang literasi yang biasanya tenang dengan aktivitas akademik siswa madrasah, seketika berubah hangat dan penuh keceriaan saat menyambut kunjungan edukatif 30 murid TK Salafiyah Jejeran.


Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan agenda strategis untuk mengasah keterampilan mendengarkan dan menyimak anak usia dini melalui pendekatan emosional. Kepala Perpustakaan Ulil Albab, Novi Perwitasari, turun langsung menyapa para siswa dengan teknik mendongeng interaktif yang sarat akan pesan moral dan nilai-nilai Islami.


Dalam sesi tersebut, Novi membawakan narasi dengan penuh perasaan dan ekspresi yang hidup, membuat para siswa menyimak dengan berkesima. Sesekali tawa dan tepuk tangan pecah saat alur cerita menyentuh sisi keceriaan anak-anak. Teknik ini dipilih untuk membuktikan bahwa perpustakaan adalah tempat yang menyenangkan dan ramah anak.


"Literasi esensinya bukan sekadar mengeja huruf, melainkan kemampuan menyimak, memahami pesan, dan merespons dengan hati. Melalui dongeng, kita sedang menyemaikan benih cinta terhadap ilmu dengan cara yang membahagiakan," ungkap Novi di sela-sela kegiatan.


Lebih lanjut, Novi menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kedekatan emosional (bonding) antara anak-anak dengan lingkungan perpustakaan. Diharapkan, pengalaman positif ini menjadi fondasi karakter gemar membaca yang akan melekat hingga mereka dewasa kelak, selaras dengan semangat literasi yang digalakkan Kementerian Agama.


Acara diakhiri dengan eksplorasi literasi di area koleksi buku ramah anak dan foto bersama. Kunjungan ini mempertegas peran MAN 3 Bantul tidak hanya sebagai pusat pendidikan menengah, tetapi juga sebagai motor penggerak literasi bagi lingkungan pendidikan di sekitarnya. (Ris/Sal)