Lompat ke isi utama
KUA Kretek

Resah Hati Siapkan Babak Baru, Penyuluh Agama Islam KUA Kretek Hadirkan Konseling Sufistik bagi Remaja

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 18 July 2026

Bantul (KUA Kretek) – Sabtu (18/07/2026), Penyuluh Agama Islam KUA Kretek kembali menggelar kegiatan Resah Hati (Remaja Sehat Curhat Berbagi Solusi) di serambi Masjid Nurul Hidayah, Padukuhan Gegunung, Kalurahan Tirtohargo. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar pembinaan remaja sekaligus menyongsong peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Resah Hati merupakan inovasi pembinaan remaja yang telah berjalan hampir empat tahun di wilayah Kapanewon Kretek. Pada masa awal pelaksanaannya, program ini menyasar remaja di kawasan wisata Parangtritis. Memasuki periode 2025–2026, pembinaan dipusatkan di Padukuhan Gegunung melalui kemitraan dengan Karang Taruna dan Remaja Masjid Nurul Hidayah sebagai upaya memperkuat ketahanan mental, spiritual, dan sosial generasi muda.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dukuh Gegunung, Dwi; Ketua Karang Taruna, Fahri; Dewan Penasihat Remaja, Fuad; para Penyuluh Agama Islam KUA Kretek, yakni Latifah, Nisa, dan Sudarmanto; serta seluruh anggota Karang Taruna Padukuhan Gegunung.

 

Pada kesempatan tersebut, fasilitator program, Latifah, menyampaikan hasil evaluasi pelaksanaan Resah Hati sekaligus memperkenalkan arah baru pembinaan melalui pendekatan 'Konseling Sufistik'. Model pendampingan ini dirancang sebagai ruang konseling yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual Islam dalam membantu remaja menghadapi berbagai persoalan kehidupan, mulai dari kecemasan, konflik keluarga, tekanan pergaulan, hingga pencarian jati diri.

 

"Remaja hari ini tidak hanya membutuhkan ruang untuk didengar, tetapi juga pendampingan yang mampu menguatkan sisi spiritualnya. Melalui Konseling Sufistik, kami berharap setiap keresahan dapat dihadapi dengan hati yang lebih tenang, pikiran yang lebih jernih, dan kedekatan yang semakin kuat kepada Allah SWT," ungkap Latifah.

 

Agenda ini didukung penuh oleh Lurah Tirtohargo, Kepala KUA Kretek, Takmir Masjid Nurul Hidayah, serta seluruh Penyuluh Agama Islam KUA Kretek yang selama ini terus berkolaborasi menghadirkan layanan pembinaan remaja yang adaptif, humanis, dan berdampak bagi terwujudnya generasi muda yang tangguh, religius, dan berkarakter. (Ltfh)