Praktik Baik SKPI Digital MA Madania Bantul Warnai Pembinaan Penmad dan Rapat Rutin ODM Kabupaten Bantul
Bantul (MA Madania Bantul) - Inovasi Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) Digital dari MA Madania Bantul turut mewarnai kegiatan pembinaan madrasah oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul yang dirangkai dengan rapat rutin Operator Data Madrasah (ODM) Kabupaten Bantul.
Kegiatan tersebut diikuti operator data madrasah seluruh jenjang mulai dari MI, MTs, hingga MA se-Kabupaten Bantul. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Pendidikan Madrasah Ahmad Musyadad, Budi Dwi Pramono, Muhammad Masruri, serta Ketua ODM Kabupaten Bantul, Heri Mariyanto. Kegiatan dilaksanakan di MTs Al-Falah Pandak pada Rabu (13/05/2026).
Dalam pembinaannya, Ahmad Musyadad menyampaikan pentingnya penguatan tata kelola data madrasah yang akurat, tertib, dan adaptif terhadap perkembangan digitalisasi layanan pendidikan. Ia juga memberikan apresiasi kepada para operator data madrasah yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendukung layanan administrasi pendidikan di madrasah.
“Operator data madrasah memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan madrasah. Ketelitian, tanggung jawab, dan loyalitas teman-teman operator menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas layanan data pendidikan,” ungkap Musyadad.
Pada kesempatan tersebut, Kepala MA Madania Bantul, Anis Fatiha, turut menyampaikan praktik baik inovasi SKPI Digital yang telah dikembangkan di madrasahnya.
Dalam paparannya dijelaskan bahwa SKPI Digital hadir sebagai bentuk pengembangan layanan pendamping ijazah yang mampu mendokumentasikan berbagai capaian siswa secara lebih lengkap, mulai dari prestasi akademik dan nonakademik, keterampilan, pengalaman organisasi, hingga penguatan karakter peserta didik.
“Ijazah bukan satu-satunya gambaran kemampuan siswa. Melalui SKPI Digital, madrasah dapat menghadirkan rekam jejak kompetensi dan potensi siswa secara lebih utuh, sistematis, dan mudah diakses,” jelas Anis.
Penyampaian praktik baik tersebut mendapat perhatian dan antusiasme peserta rapat. Para operator data madrasah menilai inovasi SKPI Digital menjadi inspirasi baru dalam pengelolaan data dan pelayanan administrasi lulusan berbasis digital.
Ketua ODM Kabupaten Bantul Heri Mariyanto menyampaikan bahwa forum rutin ODM tidak hanya menjadi ruang koordinasi teknis, tetapi juga wadah berbagi inovasi dan penguatan kapasitas operator madrasah.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi, tanya jawab, serta berbagi pengalaman implementasi layanan digital di madrasah masing-masing. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir berbagai inovasi baru yang mampu memperkuat transformasi layanan pendidikan madrasah di Kabupaten Bantul. (Ans).