Pesona Kamis Pon: MTsN 6 Bantul Ajak Murid Kenakan Pakaian Adat Jawa
Bantul ( MTsN 6 Bantul ) — Semangat melestarikan budaya lokal kembali digaungkan MTsN 6 Bantul melalui program "Pesona Kamis Pon". Pada Kamis, 30 Juli 2026, seluruh murid, guru danpegawai kompak mengenakan pakaian adat Jawa ke madrasah.
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata agar generasi penerus bangsa lebih mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya Jawa.
Kepala MTsN 6 Bantul,Sugiyono menyampaikan bahwa Kamis Pon dipilih karena bertepatan dengan hari pasaran Jawa yang sarat nilai filosofi.
"Ini langkah yang tepat agar penerus bangsa lebih mengenal budaya Jawa. Dengan mengenakan baju Jawa, semua murid bisa merasakan langsung dan bangga terhadap warisan leluhur kita," ujarnya.
Sepanjang hari, suasana MTsN 6 Bantul terasa berbeda. Murid laki-laki tampak mengenakan beskap, surjan, dan blangkon. Sementara siswa perempuan mengenakan kebaya, jarik.Kegiatan pembelajaran pun disisipi muatan lokal. Guru Bahasa Jawa mengajak siswa praktik unggah-ungguh, tembang dolanan, dan filosofi pakaian adat. Di jam istirahat, alunan gamelan diputar lewat studio.
Salah satu murid kelas 7F,Dewi mengaku senang. "Biasanya pakai seragam biasa. Hari ini pakai kebaya dan jarik rasanya unik. Jadi tahu kalau budaya Jawa itu indah," katanya.
Melalui "Pesona Kamis Pon", MTsN 6 Bantul berharap murid tidak hanya cerdas secara akademik dan agamis, tetapi juga memiliki jati diri budaya. Madrasah berkomitmen menjadikan pelestarian budaya sebagai bagian dari pendidikan karakter.(Fau)