Lompat ke isi utama
MAN 2 Bantul

Perluas Jejaring dan Kompetensi Kreatif, MAN 2 Bantul Kirim Siswa Magang ke Academic Production House UGM

Dikirim oleh eka putri pada 3 March 2026

Yogyakarta (MAN 2 Bantul) – MAN 2 Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman melalui program magang di Academic Production House (APH) Universitas Gadjah Mada. Unit ini berada di bawah Direktorat Kajian dan Inovasi Akademik UGM dan berperan dalam mendukung produksi konten akademik, publikasi, serta media pembelajaran di lingkungan universitas.

Kegiatan magang dilaksanakan di lingkungan Rektorat UGM dengan suasana kerja yang profesional dan kolaboratif. Pada kesempatan tersebut, perwakilan APH, Irwan Endrayanto Aluicius, memberikan pengenalan mengenai struktur organisasi, sistem kerja, serta standar kualitas produksi yang diterapkan. Sebagai bagian dari DKIA, APH memiliki tanggung jawab strategis dalam memastikan setiap konten yang dipublikasikan mencerminkan identitas dan nilai akademik universitas.

Guru pembimbing MAN 2 Bantul, Fitria Endang Susana, menyampaikan bahwa program ini menjadi langkah penting dalam memperluas wawasan dan pengalaman siswa di bidang industri kreatif berbasis institusi pendidikan tinggi. Menurutnya, magang di APH bukan sekadar praktik kerja lapangan, tetapi proses pembelajaran menyeluruh yang mempertemukan teori dengan realitas profesional.

“Academic Production House memberikan ruang belajar yang sangat relevan bagi siswa kami, khususnya yang memiliki minat di bidang desain grafis dan produksi media. Mereka bisa melihat langsung bagaimana konten akademik diproduksi secara sistematis dan berkualitas,” ujarnya. Selama menjalani magang, siswa akan terlibat dalam berbagai proses kreatif, mulai dari perencanaan konsep, penyusunan storyboard, desain visual, hingga tahap revisi dan finalisasi karya. Pendekatan ini dirancang agar siswa memahami alur produksi secara utuh dan terstruktur. Mereka juga dibimbing untuk menyesuaikan kreativitas dengan standar komunikasi visual institusi.

Selain fokus pada desain grafis, siswa memperoleh kesempatan untuk berkontribusi dalam pengelolaan konten digital serta dokumentasi kegiatan akademik. Pengalaman ini membantu mereka memahami pentingnya narasi visual yang informatif, pembuatan infografis yang komunikatif, serta pengembangan media pendukung pembelajaran yang inovatif. Irwan menjelaskan bahwa pembimbingan dilakukan secara bertahap dan kolaboratif. Setiap siswa diberikan ruang untuk mengeksplorasi ide, namun tetap dalam koridor identitas visual UGM. Evaluasi rutin menjadi bagian penting dalam proses ini agar siswa mendapatkan umpan balik yang konstruktif dan mampu meningkatkan kualitas karya secara berkelanjutan.

Bagi siswa MAN 2 Bantul, magang di APH UGM menjadi pengalaman berharga sekaligus membanggakan. Lingkungan kerja yang dinamis mendorong mereka untuk lebih disiplin, bertanggung jawab, dan profesional. Mereka menyadari bahwa setiap karya yang dihasilkan akan menjadi bagian dari komunikasi akademik universitas ternama. Program ini sekaligus memperkuat sinergi antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi dalam membangun ekosistem pembelajaran berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan DKIA UGM, MAN 2 Bantul membuka peluang bagi siswa untuk mengasah keterampilan kreatif yang selaras dengan kebutuhan era digital. Madrasah berharap kerja sama ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang. Pengalaman magang di Academic Production House diharapkan tidak hanya memperkaya portofolio siswa, tetapi juga membentuk karakter yang kreatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
/fitria