Lompat ke isi utama
KUA Kretek

Penyuluh Agama Islam KUA Kretek Tinjau Miniatur Kakbah Pasca Aksi Vandalisme di Gumuk Pasir

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 27 July 2026

Bantul (KUA Kretek) – Senin (27/07/2026), menindaklanjuti laporan dari warga dan Dukuh Grogol IX terkait aksi vandalisme yang terjadi di kawasan Miniatur Kakbah Gumuk Pasir, Penyuluh Agama Islam KUA Kretek melakukan peninjauan langsung ke lokasi guna melihat kondisi serta berkoordinasi dengan pihak setempat.

 

Dalam peninjauan tersebut, tim penyuluh menemukan sejumlah coretan pada bagian miniatur, termasuk gambar yang menyerupai alat kelamin laki-laki dan perempuan serta tulisan-tulisan yang tidak pantas. Temuan tersebut dinilai mencederai nilai kesopanan sekaligus mengurangi fungsi kawasan sebagai sarana edukasi dan wisata religi. Peninjauan dilakukan oleh Koordinator Penyuluh Agama KUA Kretek, Fauzan Luthfiyanto, Umi Salamah, Eny Susilowati, Sudarmanto, dan Latifah.

 

Fauzan Luthfiyanto, menyampaikan bahwa tindakan vandalisme terhadap miniatur Kakbah sangat disayangkan. Menurutnya, selain merusak fasilitas yang memiliki nilai edukatif, tindakan tersebut juga berpotensi melukai sensitivitas umat Islam karena objek yang dirusak merupakan replika salah satu simbol paling sakral dalam ajaran Islam.

 

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum, terlebih yang memiliki nilai edukasi dan keagamaan. Perbedaan pandangan tidak boleh diwujudkan melalui tindakan perusakan, tetapi disampaikan dengan cara yang santun dan sesuai ketentuan hukum," ujarnya.

 

Sebagai tindak lanjut, para penyuluh juga melakukan koordinasi dengan tokoh agama setempat, Pemerintah Kalurahan, serta Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul guna membahas langkah-langkah penanganan dan upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat untuk menjaga fasilitas publik, khususnya yang memiliki nilai keagamaan, edukasi, dan budaya. (Latifah)