Lompat ke isi utama
MAN 4 Bantul

Optimalkan Pemetaan Potensi Murid, MAN 4 Bantul Gelar Tes Psikologi Bersama Skolla

Dikirim oleh Fidela alma pada 2 August 2026

Bantul (MAN 4 Bantul) – MAN 4 Bantul bekerja sama dengan platform edukasi Skolla menyelenggarakan Tes Psikologi bagi seluruh murid kelas X, XI, dan XII pada Jumat (31/07/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di ruang kelas masing-masing ini bertujuan memetakan potensi akademik, karakter, serta minat peserta didik sebagai dasar penyusunan layanan pendidikan yang lebih tepat sasaran.

 

Pelaksanaan tes berlangsung tertib di bawah pengawasan guru sesuai jadwal pembelajaran. Seluruh murid mengikuti asesmen menggunakan perangkat digital untuk mengakses serangkaian instrumen psikologi yang telah disiapkan oleh tim Skolla.

 

Asesmen tersebut meliputi IQ Prediction Test, tes potensi kecerdasan, pemetaan karier, analisis gaya belajar, tes peminatan mata pelajaran, tes minat dan bakat, hingga tes profil perilaku. Hasil asesmen nantinya akan menjadi bahan pertimbangan bagi guru, guru Bimbingan dan Konseling (BK), serta orang tua dalam mendampingi perkembangan akademik maupun perencanaan studi peserta didik.

 

Wakil Kepala MAN 4 Bantul Bidang Kurikulum, Rusli Farida, mengatakan bahwa kolaborasi dengan Skolla merupakan salah satu upaya madrasah menghadirkan layanan pendidikan yang berbasis data.

 

"Pelaksanaan tes psikologi ini merupakan langkah nyata MAN 4 Bantul untuk mengenali profil setiap murid secara lebih utuh, mulai dari potensi kecerdasan, gaya belajar, hingga minat kariernya. Hasil asesmen ini akan menjadi dasar bagi tim kurikulum dan guru BK dalam menyusun strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing murid, sekaligus membantu mereka merencanakan studi lanjut secara lebih terarah. Harapannya, setiap murid dapat berkembang secara optimal sesuai bakat dan potensi yang dimiliki," ujar Rusli.

 

Melalui pelaksanaan tes psikologi ini, MAN 4 Bantul menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan pendidikan yang adaptif dan berpusat pada kebutuhan peserta didik. Pemetaan potensi yang dilakukan sejak dini diharapkan mampu mendukung pengembangan kompetensi, karakter, serta perencanaan karier murid secara lebih terarah. (lel/ica)-al