Menguatkan Mental dan Spiritual, MIN 2 Bantul Gelar Doa Bersama Kelas 6 Hadapi TKA 2026
Bantul ( MIN 2 Bantul ) - MIN 2 Bantul menggelar doa bersama bagi siswa kelas 6 dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu malam, 19 April 2026 di aula madrasah dengan penuh khidmat dan diikuti oleh siswa kelas 6A dan 6B, orang tua, serta guru.
Doa bersama dipimpin oleh Ustadz Arif Manshur. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan bahwa tanda orang yang sukses adalah memiliki semangat dalam menjalankan kewajiban. Ia juga menjelaskan beberapa ciri orang saleh, di antaranya memperbanyak membaca Al-Qur’an karena membaca Al-Qur’an dapat menambah kecerdasan, senang sujud dan rajin melaksanakan salat, memiliki keyakinan bahwa semua akan kembali kepada Allah, senang menasihati teman, serta gemar berbuat kebaikan sejak pagi hingga malam hari.
Ustadz Arif Manshur juga mengingatkan agar siswa tidak terlalu banyak bermain telepon genggam karena dapat membuka berbagai godaan dan membuat hati menjadi keras. Sebaliknya, siswa dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, belajar, dan menjaga akhlak agar mendapatkan keberkahan dalam menuntut ilmu.
Wali kelas 6, Suparmi, menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama ini diharapkan dapat memberikan ketenangan batin serta menumbuhkan semangat belajar bagi siswa kelas 6 dalam menghadapi TKA.
“Melalui kegiatan doa bersama ini, kami berharap siswa lebih siap secara mental dan spiritual dalam menghadapi TKA. Dengan usaha, doa, dan dukungan orang tua serta guru, semoga anak-anak dapat meraih hasil yang terbaik,” ujar Suparmi.
Sementara itu, Kepala MIN 2 Bantul, Yuhrotul Mardhiyah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu ikhtiar madrasah untuk mendampingi siswa tidak hanya dalam belajar, tetapi juga dalam memperkuat nilai-nilai spiritual.
“Kami berharap doa bersama ini menjadi penguat bagi siswa kelas 6 agar lebih percaya diri, semangat belajar, serta selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam setiap langkahnya,” tutur Yuhrotul Mardhiyah.
Kegiatan doa bersama diakhiri dengan suasana haru ketika para siswa bersalaman dengan orang tua dan guru untuk memohon doa restu. Momen tersebut menjadi bentuk dukungan moral dan spiritual agar para siswa lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi TKA 2026. (Zul).