Lompat ke isi utama
x
MAN 3 Bantul

MAN 3 Bantul Mantapkan Langkah Go International melalui Study Tiru ke MAN 1 Surakarta

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 22 Mei 2026

Bantul (MAN 3 Bantul) – MAN 3 Bantul senantiasa berinovasi untuk meningkatkan mutu pendidikan. Guna mempersiapkan generasi yang unggul MAN 3 Bantul meluncurkan program MAGIS (Mantaba Go International Study). Berbagai program disiapkan untuk mendampingi murid memperluas ilmu menuju studi lanjut ke luar negeri. Program ini telah berjalan satu tahun sejak diluncurkan. Sebagai langkah memantapkan Mantaba Go International Study (MAGIS), MAN 3 Bantul melaksanakan studi tiru ke MAN 1 Surakarta, Jumat (22/05/2026). Kegiatan yang diikuti seluruh GTK ini bertujuan menyerap praktik baik pengelolaan madrasah unggulan, terutama terkait program akademik, non-akademik, dan sistem pembinaan prestasi murid yang dapat mencapai berbagai prestasi internasional. dan studi lanjut di luar negeri.


  
Rombongan MAN 3 Bantul yang dipimpin Kepala Madrasah, Suyanto disambut hangat Kepala MAN 1 Surakarta, Ahmad Wardimin beserta jajaran di Aula Kampus MAN 1 Surakarta. Dalam sambutan, kedua kepala madrasah menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar studi tiru, melainkan ajang silaturahmi dan saling melengkapi antarmadrasah sahabat.

MAN 3 Bantul


 
Hadir seluruh GTK MAN 3 Bantul, serta jajaran pimpinan, tim kurikulum, kaprodi MAPK, koordinator kesiswaan, kepala perpustakaan, dan guru-guru inovatif MAN 1 Surakarta. MAN 1 Surakarta memaparkan 7 program “Julur Lintas” sebagai kunci peningkatan mutu: prestasi akademik dan non-akademik, kualitas inovasi pembelajaran, madrasah hijau dan religius, serta pemberdayaan alumni. Beberapa program unggulan yang menjadi sorotan antara lain MAPK dengan 2 ijazah dalam dan luar negeri kerja sama Kairo Mesir, 10 Sayap Riset, Multi Tahfidz, kelas olahraga khusus, MAP Plus Keterampilan, dan boarding school yang berdiri sejak 2004.

 

Kepala MAN 1 Surakarta, Ahmad Wardimin menjelaskan kebijakan “satu anak, satu prestasi per tahun” yang mewajibkan setiap siswa meraih prestasi di bidang olahraga, seni, atau akademik, baik tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. Hasilnya terlihat dari capaian lulusan 2025: 106 siswa lolos UTBK SNBT, menempatkan MAN 1 Surakarta peringkat 1 Jawa Tengah. Total siswa yang diterima di PTN, PTKIN, dan jalur prestasi mencapai 437 orang. Untuk 2026, target UTBK dinaikkan menjadi 120 siswa dengan proyeksi total penerimaan di atas 400 dari 472 lulusan.


 
MAN 1 Surakarta didukung fasilitas modern seperti gedung parkir lantai 3 yang memuat 700 motor, GOR tertutup, asrama, laboratorium live room, dan perpustakaan. Pada 2027 madrasah ini menargetkan mendapatkan SBSN  untuk perpustakaan dan Laboratorium. 

 

Kepala MAN 3 Bantul, Suyanto menyampaikan apresiasi atas keterbukaan MAN 1 Surakarta berbagi praktik baik. “Kami belajar bahwa prestasi bukan hanya milik siswa, tetapi juga guru dan lembaga. Ini menjadi inspirasi untuk terus meningkatkan mutu di MAN 3 Bantul,” tuturnya.

 

Kegiatan ditutup dengan pantun penyemangat dan harapan agar kolaborasi antarmadrasah terus berlanjut. GTK MAN 3 Bantul diharapkan membawa pulang ide-ide konkret untuk diterapkan, terutama terkait program bimbingan siswa untuk studi lanjut ke luar negeri, penguatan riset, tahfidz, dan keterampilan. (ris/sal)

MAN 3 Bantul