Lompat ke isi utama
x
KUA Kasihan

KUA Kasihan Laksanakan Program The Most KUA di Sekolah Rakyat

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 6 March 2026

Bantul (KUA Kasihan) - Dalam rangka menguatkan peran dan fungsi KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat dan juga pelaksanaan program dari Kementerian Agam, Kantor Urusan Agama (KUA) Kasihan melaksanakan program The Most KUA pada Rabu ()4 /03/2026), bertempat di Sekolah Rakyat.


Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program unggulan KUA yang bertujuan untuk menghadirkan layanan yang lebih dekat, responsif, serta menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk dunia pendidikan. Melalui program The Most KUA, KUA Kasihan tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga memperkuat pembinaan keagamaan, edukasi moral, serta penanaman nilai-nilai moderasi beragama sejak dini.


Acara dimulai dengan pembukaan dan sambutan dari pihak sekolah yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran KUA Kasihan di lingkungan Sekolah Rakyat. Dalam sambutannya, pihak sekolah berharap kegiatan ini dapat memberikan motivasi dan wawasan keagamaan yang lebih luas kepada para siswa.


Program The Most KUA merupakan wujud transformasi pelayanan KUA agar semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. KUA bukan hanya tempat pencatatan nikah, tetapi juga pusat pembinaan umat. Melalui kegiatan ini, KUA ingin hadir memberikan penguatan karakter, nilai-nilai akhlak, serta semangat belajar kepada para siswa.


Materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut meliputi penguatan akhlakul karimah, pentingnya menjaga adab kepada orang tua dan guru, semangat menuntut ilmu, serta penanaman nilai tanggung jawab dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Penyuluh agama KUA Kasihan Kurnia Pramujiharso, Alfan Aliyafi dan Nurudin menyampaikan materi secara komunikatif dan interaktif sehingga para siswa terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan.


Selain penyampaian materi, sesi tanya jawab juga menjadi momen yang menarik. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan seputar pergaulan remaja, cara menjaga akhlak di era digital, serta pentingnya memahami ajaran agama secara benar dan moderat. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pembinaan seperti ini sangat dibutuhkan dan relevan dengan kondisi generasi saat ini.


Dengan terselenggaranya kegiatan ini, KUA Kasihan berharap sinergi antara KUA dan lembaga pendidikan dapat terus terjalin dengan baik. Program The Most KUA diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, serta memiliki pemahaman keagamaan yang seimbang.


KUA Kasihan berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan dan pembinaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sehingga keberadaan KUA benar-benar menjadi pusat layanan keagamaan yang profesional, humanis, dan bermanfaat luas. (Nrdn)