Keputrian Bernuansa Islami Warnai MSC#9 MTsN 4 Bantul di Sleman
Bantul (MTsN 4 Bantul) — Dalam rangkaian kegiatan MSC#9 yang berlangsung di Bumi Perkemahan Jaka Garong, Turi, Sleman, DIY, MTsN 4 Bantul menyelenggarakan kegiatan Adabul Mar’ah khusus bagi siswi putri yang sedang menstruasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada waktu magrib sebagai upaya menjaga keseimbangan rohani serta memberikan pembinaan keputrian di tengah kegiatan perkemahan yang padat. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan dengan pendampingan langsung dari guru dan pembina.
Kegiatan Adabul Mar’ah dipandu oleh Ketty Astuti yang memberikan materi keputrian meliputi adab muslimah saat menstruasi, pentingnya menjaga kebersihan diri, etika pergaulan perempuan, menjaga aurat dan kehormatan diri, serta pentingnya memperkuat ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, siswi juga diajak memahami bahwa menstruasi merupakan kodrat perempuan yang harus disikapi dengan rasa syukur, menjaga kesehatan, dan tetap semangat dalam menuntut ilmu maupun mengikuti kegiatan madrasah.
Kamabigus MTsN 4 Bantul, Sugeng Muhari, menyampaikan bahwa kegiatan Adabul Mar’ah menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter di madrasah. “Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan ruang pembinaan khusus bagi siswi agar tetap mendapatkan penguatan spiritual dan pendidikan akhlak meskipun sedang tidak dapat melaksanakan salat. Nilai-nilai adab, kebersihan, dan keimanan tetap harus tumbuh dalam setiap kondisi,” ungkapnya. Sugeng juga berharap kegiatan tersebut mampu membentuk pribadi muslimah yang santun, percaya diri, dan berakhlakul karimah.
Sementara itu, Ketty Astuti mengungkapkan rasa senangnya dapat mendampingi para siswi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan keputrian sangat penting diberikan sejak remaja agar para siswi memiliki pemahaman yang benar tentang kesehatan reproduksi dan adab perempuan dalam Islam. “Anak-anak terlihat antusias dan terbuka saat berdiskusi. Harapannya mereka semakin memahami cara menjaga diri, menjaga kesehatan, serta mampu menjadi muslimah yang cerdas dan berkarakter baik,” tutur Ketty.(yul)