Kepala KUA Sedayu: BRUS Jadi Bekal Wujudkan Remaja Sehat, Berkarakter, dan Berprestasi
Bantul (KUA Sedayu) – Upaya membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan terus dilakukan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Sedayu. Bekerja sama dengan SMKN 1 Sedayu, KUA Sedayu menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) bagi siswa-siswi kelas X pada Rabu (17/06/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh para peserta. Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, para siswa diajak memahami pentingnya kesehatan mental, perencanaan masa depan, penguatan karakter, serta pencegahan berbagai perilaku berisiko di kalangan remaja.
Hadir sebagai fasilitator dalam kegiatan tersebut Jamilludin, Nur Soimah, Agus Hidayanti, dan Tuti Elfathoni Eka Dewi yang menyampaikan materi sesuai bidang keahlian masing-masing.
Kepala KUA Sedayu, Syahril Sidiq, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan penentuan arah kehidupan seseorang. Karena itu, remaja perlu mendapatkan pendampingan dan edukasi yang tepat agar mampu tumbuh menjadi generasi yang berkualitas.
“Remaja saat ini hidup di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang sangat cepat. Mereka perlu memiliki kemampuan memilah informasi, menjaga pergaulan, serta memiliki visi yang jelas tentang masa depannya. Melalui BRUS ini kami berharap lahir generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Syahril menambahkan, BRUS merupakan salah satu bentuk nyata pelayanan Kementerian Agama dalam memberikan pendampingan kepada remaja agar mampu menghadapi berbagai tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai moral.
Pada sesi materi, Jamilludin mengajak para peserta untuk memahami pentingnya membangun karakter remaja yang sehat serta mempersiapkan masa depan sejak dini. Ia juga mengulas dampak negatif pernikahan usia dini yang dapat memengaruhi pendidikan, kesehatan, maupun kesejahteraan keluarga di masa mendatang.
Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kecakapan mengelola diri, kemampuan berkomunikasi, dan kekuatan karakter.
“Remaja perlu memiliki tujuan hidup yang jelas. Dengan cita-cita dan perencanaan yang baik, mereka akan lebih mudah menghindari perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” jelasnya.
Suasana semakin hidup ketika peserta diajak berdiskusi dan menuangkan harapan mereka melalui kegiatan “Jembatan Pohon Harapan”. Hasil diskusi tersebut dibacakan oleh fasilitator Nur Soimah yang mengajak para siswa untuk lebih mengenali potensi diri dan membangun rasa percaya diri.
Menurutnya, setiap remaja memiliki kelebihan dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. “Jangan pernah merasa rendah diri. Setiap orang memiliki potensi yang unik. Tugas kita adalah mengenali, mengembangkan, dan memanfaatkannya untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat,” tuturnya.
Pada sesi penutup, Jamilludin juga menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar senantiasa mematuhi norma dan aturan yang berlaku di lingkungan masyarakat. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kedisiplinan serta menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi remaja.
Salah satu yang disampaikan adalah imbauan yang telah disosialisasikan oleh Polres Bantul agar para remaja tidak melakukan aktivitas di luar rumah melebihi pukul 22.00 WIB, kecuali untuk kepentingan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 1 Sedayu, Pangarso Ari Wibowo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan BRUS. Menurutnya, kolaborasi antara sekolah dan KUA sangat penting dalam memberikan penguatan karakter kepada peserta didik.
“Kegiatan seperti ini menjadi pengayaan yang sangat baik bagi siswa. Materi yang diberikan tidak hanya melengkapi pembelajaran di sekolah, tetapi juga memperkuat karakter positif yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Antusiasme peserta terlihat dari berbagai tanggapan positif yang disampaikan setelah mengikuti kegiatan. Satria Bima, salah satu peserta, mengaku memperoleh banyak wawasan baru yang relevan dengan kehidupan remaja saat ini.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Saya jadi lebih memahami pentingnya menjadi remaja yang sehat, memilih pergaulan yang baik, dan mempersiapkan masa depan sejak sekarang,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Zahra Nisa Intan. Ia merasa kegiatan BRUS memberikan motivasi untuk lebih percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki. “Saya merasa termotivasi untuk lebih fokus pada cita-cita dan lebih semangat meningkatkan prestasi belajar. Materinya menarik dan penyampaiannya tidak membosankan,” katanya.
Melalui kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) ini, KUA Sedayu bersama SMKN 1 Sedayu berharap para siswa mampu menjadi generasi muda yang sehat secara fisik dan mental, berkarakter kuat, berprestasi, serta siap menyongsong masa depan dengan penuh optimisme, tanggung jawab, dan nilai-nilai moral yang luhur. (Jml)