Hadiahkan "Sekotak Emas", KUA Kretek Dampingi KKN UIN Sunan Kalijaga
Bantul (KUA Kretek) – Rabu (22/07/2026), setelah menggelar kunjungan dan diskusi mengenai program kerja KKN UIN Sunan Kalijaga Posko Mancingan pada pekan lalu, Penyuluh Agama Islam KUA Kretek kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan pendidikan karakter anak melalui inovasi Sekotak Emas (Sekolah Taman Anak Siapkan Generasi Emas).
Sekotak Emas merupakan pengembangan dari program Sekolah Pasir Putih yang telah berjalan pada 2023–2024. Inovasi ini dihadirkan sebagai upaya menghidupkan kembali lingkungan belajar yang ramah anak sekaligus memperkuat pembentukan karakter sejak usia dini melalui penerapan KBC (Kurikulum Berbasis Cinta).
Bertempat di kawasan Cemara Sewu, kegiatan perdana diikuti oleh mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Posko Mancingan, pembina TPA Sugiman, para Penyuluh Agama Islam KUA Kretek, serta puluhan anak yang mengikuti kegiatan belajar mengajar. Kehadiran para penyuluh menjadi bentuk pendampingan sekaligus penguatan terhadap pelaksanaan program yang akan berlangsung selama masa KKN.
Pada pertemuan pertama, materi difokuskan pada Panca Cinta pertama, yaitu Cinta Allah dan Rasul. Melalui penyampaian materi yang dikemas dengan permainan edukatif dan aktivitas interaktif, suasana belajar berlangsung menyenangkan. Anak-anak tampak ceria, aktif, dan antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Rachmawati Husnul Latifah selaku pendamping dari KUA Kretek menjelaskan bahwa konsep Panca Cinta akan disampaikan secara bertahap dalam lima kali pertemuan sehingga nilai-nilai karakter dapat dipahami dan dipraktikkan secara berkelanjutan oleh peserta didik.
Sementara itu, Muhsin Asror selaku perwakilan mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga berharap kolaborasi bersama KUA Kretek melalui inovasi Sekotak Emas mampu memberikan dampak nyata bagi pembentukan karakter anak serta menjadi warisan program yang tetap berlanjut meskipun masa pengabdian mahasiswa KKN telah berakhir. (Latifah)