Asah Karakter dan Empati, MAN 4 Bantul Gelar Pekan Literasi Berbasis Film Pendek
Bantul (MAN 4 Bantul) – MAN 4 Bantul terus memperkuat budaya literasi di lingkungan madrasah melalui kegiatan yang kreatif dan kontekstual. Pada Senin (10/8/2026), Pekan Literasi Bahasa Indonesia dilaksanakan secara serentak di masing-masing kelas dengan melibatkan seluruh murid Kelas X, XI, dan XII di bawah pendampingan wali kelas.
Berbeda dari kegiatan literasi yang umumnya dilakukan melalui membaca buku, kegiatan kali ini memanfaatkan media audio-visual berupa film pendek. Para murid diajak menyaksikan film berjudul Film Pendek Motivasi Belajar karya Evicha Nurul Izzah melalui kanal YouTube.
Film tersebut mengisahkan perjuangan seorang siswi bernama Tari yang mengalami krisis motivasi dan kecemasan terhadap masa depannya akibat kondisi ekonomi keluarga. Dalam perjalanan cerita, Tari mendapatkan dukungan, rasa aman, serta solusi berupa beasiswa dari pihak sekolah dan lingkungan sekitarnya.
Setelah menyaksikan film, para murid diminta menuangkan pemikiran dan refleksi mereka secara tertulis. Tugas tersebut mencakup identifikasi karakter tokoh, penemuan pesan moral, penggalian nilai-nilai kehidupan seperti nilai sosial, keagamaan, dan empati, serta penulisan tanggapan pribadi terhadap alur cerita.
Koordinator Literasi MAN 4 Bantul, Retnaningsih, menjelaskan bahwa pemanfaatan film pendek dalam kegiatan literasi dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis sekaligus meningkatkan kepekaan sosial murid.
“Pekan Literasi Bahasa Indonesia pagi ini kita rancang agar lebih segar dan aplikatif. Melalui penayangan film pendek motivasi belajar ini, anak-anak tidak hanya diajak untuk menyerap informasi visual, tetapi juga dilatih menganalisis karakter, memetik pesan moral, hingga menuangkan tanggapan kritis mereka dalam bentuk tulisan. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mengasah kemampuan bernalar, memperkaya kosakata, serta menanamkan nilai empati dan kepedulian sosial di kalangan siswa,” jelas Retnaningsih saat memantau kegiatan.
Kegiatan literasi berlangsung tertib di setiap kelas. Dengan pendampingan wali kelas, para murid tampak antusias menyimak tayangan dan menuangkan gagasan serta refleksi mereka. Melalui pendekatan literasi berbasis media audio-visual tersebut, MAN 4 Bantul terus berupaya menghadirkan kegiatan literasi yang tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa, tetapi juga memperkuat karakter, empati, dan kepedulian sosial murid. (lel/ica)-al