Lompat ke isi utama
MAN 2 Bantul

Guru MAN 2 Bantul Resmi Terjunkan Siswa Magang di Lotus Mio Restaurant

Dikirim oleh eka putri pada 3 March 2026

Bantul (MAN 2 Bantul) – Guru MAN 2 Bantul secara resmi menerjunkan siswa magang ke Lotus Mio Restaurant pada Senin (23/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan pembelajaran berbasis industri sekaligus langkah strategis madrasah dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi dunia kerja secara nyata.

Melalui program ini, siswa mendapatkan kesempatan belajar langsung mengenai operasional restoran, mulai dari pelayanan pelanggan, manajemen dapur, hingga administrasi usaha kuliner. Sebelum diterjunkan, para siswa telah dibekali materi tentang etika kerja, kedisiplinan, komunikasi efektif, serta standar operasional dasar di bidang hospitality.

Guru pembimbing, Sri Suhartun, menegaskan bahwa magang bukan sekadar praktik kerja, melainkan wahana pembentukan karakter dan tanggung jawab. Siswa diharapkan mampu mengintegrasikan teori yang dipelajari di kelas dengan praktik langsung di dunia industri. Program ini diikuti siswa kelas XII keterampilan APHP, dengan proses serah terima dilakukan secara resmi kepada manajemen restoran.

Selama masa magang, siswa akan dibimbing oleh manajer operasional dan supervisor sebagai pembimbing lapangan. Restoran yang berlokasi di Bangunjiwo, Kasihan, Bantul ini dipilih karena menerapkan sistem kerja profesional dan standar pelayanan yang baik, sehingga dinilai representatif sebagai tempat belajar dinamika industri kuliner. Program magang dimulai 23 Februari 2026 dan berlangsung selama tiga bulan, menyesuaikan kalender akademik madrasah.

Penerjunan ini menjadi jembatan antara teori dan praktik. Melalui pengalaman langsung, siswa dapat memahami budaya kerja, standar layanan, serta tuntutan profesionalisme di industri restoran. Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga mengasah kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan manajemen waktu.

Pihak restoran menyambut positif kolaborasi tersebut karena memberikan manfaat timbal balik: siswa memperoleh pengalaman kerja yang berharga, sementara pihak industri mendapatkan tenaga tambahan yang dapat dibina sesuai standar perusahaan. Siswa akan ditempatkan di beberapa divisi, seperti front service, kitchen, dan administrasi kasir.

Untuk memastikan tujuan pendidikan tercapai, guru pembimbing akan melakukan monitoring secara berkala. Di akhir program, siswa diwajibkan menyusun laporan serta mengikuti evaluasi bersama antara pihak madrasah dan industri. Melalui kegiatan ini, MAN 2 Bantul berkomitmen mencetak lulusan yang unggul secara akademik, terampil secara praktis, dan beretika profesional.
/rys