Bimbingan Perkawinan KUA Sedayu, Gandeng PLKB Untuk Mencipkatan Generasi Berkualitas
Bantul (KUA Sedayu) — Sebanyak 32 peserta atau 16 pasang calon pengantin mengikuti kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Angkatan VII yang dilaksanakan di KUA Sedayu, Selasa (08/09/2026). Kegiatan ini menggandeng Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Sedayu sebagai bagian dari upaya memberikan bekal yang komprehensif bagi calon pengantin dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga.
Bimwin menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan calon pengantin agar memiliki pemahaman, kesiapan, dan keterampilan dalam membangun keluarga yang harmonis, sakinah, serta berkualitas.
Dalam kegiatan tersebut, Nova Andriyanto dari KUA Sedayu hadir sebagai narasumber dengan menyampaikan materi tentang pilar-pilar keluarga sakinah. Para peserta diajak memahami bahwa keluarga sakinah tidak hanya dibangun dengan kesiapan secara administratif, tetapi juga membutuhkan komitmen, komunikasi, tanggung jawab, dan kesediaan pasangan untuk saling mendukung dalam kehidupan rumah tangga.
Sementara itu, dari PLKB Sedayu, hadir dua narasumber, yakni Ichtiarisca Olivia M dan Sri Rahayu. Keduanya menyampaikan materi tentang kesehatan reproduksi dan mempersiapkan generasi berkualitas serta pentingnya pengisian ELSIMIL (Elektronik Siap Nikah dan Hamil) bagi calon pengantin.
Materi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya mempersiapkan keluarga sejak sebelum pernikahan, termasuk dalam merencanakan kehamilan dan membangun generasi yang sehat serta berkualitas.
Dalam sambutannya, Syahril Sidiq selaku Kepala KUA Sedayu dalam sambutannya menyampaikan bahwa pernikahan hendaknya diawali dengan niat ibadah. Dengan niat yang benar, calon pengantin diharapkan mampu memantapkan hati untuk bersama-sama membentuk keluarga yang sakinah.
“Pernikahan diawali dengan niat ibadah. Karena itu, kita harus memantapkan hati untuk membentuk keluarga sakinah,” pesannya.
Syahril juga menekankan pentingnya kepercayaan kepada pasangan sebagai salah satu fondasi dalam membangun rumah tangga. Menurutnya, pasangan perlu membiasakan diri untuk melihat sisi baik dari pasangannya agar tercipta komunikasi yang sehat dan keharmonisan dalam keluarga.
Kepercayaan, komunikasi, dan kemampuan melihat kebaikan pasangan menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan rumah tangga. Dengan saling memahami dan menghargai, pasangan diharapkan dapat menyelesaikan persoalan secara bijak tanpa mengabaikan tujuan utama pernikahan.
Kegiatan Bimwin Angkatan VII tersebut dipandu oleh Fifi Rohmah selaku moderator. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias dan mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi serta memperdalam pemahaman mengenai kehidupan berumah tangga.
Melalui kolaborasi antara KUA Sedayu dan PLKB Sedayu ini, Bimwin diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan pembekalan sebelum pernikahan, tetapi juga menjadi ruang bagi calon pengantin untuk mempersiapkan diri secara lebih matang dalam membangun keluarga yang sakinah, harmonis, sehat, dan melahirkan generasi berkualitas. (TE)