Ucapan adalah Doa, Bramma Aji Putra Ubah Mindset POT MTsN 2 Bantul
BANTUL (MTsN 2 Bantul) – Mengubah pola pikir (mindset) dalam mendidik anak harus dimulai dari hal yang paling mendasar, yaitu tutur kata orang tua. Prinsip inilah yang ditekankan oleh Bramma Aji Putra, saat memberikan tausiyah dalam acara Pengajian Paguyuban Orang Tua (POT) MTs Negeri 2 Bantul pada Jumat (22/05/2026).
Bertempat di Mushola Raudhatul ’Ulum, acara ini dihadiri oleh ratusan orang tua/wali siswa, jajaran komite, serta segenap guru dan pegawai MTsN 2 Bantul. Pengajian rutin ini mengusungtema besar untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyelaraskan visi pendidikan antara sekolah dan keluarga.
Dalam inti sari pengajiannya, Bramma Aji Putra mengingatkan para orang tua bahwa setiap ucapan yang keluardari mulut ayah dan ibu adalah doa yang langsung didengar oleh Allah SWT. Oleh karena itu, ia mengajak orang tua untukmeruntuhkan kebiasaan melabeli anak dengan kata-kata negatifsaat sedang kesal.
"Jangan pernah lelah mengucapkan kalimat yang baik, optimis, dan penuh doa kepada anak-anak kita. Ketika kita mengubahcara kita berbicara kepada mereka, kita sedang mengubah masa depan mereka," tegas Ustadz Bramma di hadapan para jamaah.
Penyampaian yang interaktif dan diselingi humor segar khas Bramma berhasil menghidupkan suasana mushola, membuat para orang tua yang hadir tampak antusias sekaligussesekali tertegun merenungi materi yang diberikan.
Acara pengajian ini dibuka secara resmi oleh Kepala MTsN 2 Bantul, Isti Bandini. Dalam sambutannya, beliau menekankanpentingnya kolaborasi yang harmonis antara pihak madrasah dengan Paguyuban Orang Tua (POT) demi mendukung prestasisiswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Selaras dengan spanduk utama yang terbentang di panggung: “Jalin silaturahmi, bersama raih prestasi.”
Rangkaian acara yang dipandu oleh Mugiyanta, selaku Master of Ceremony (MC) ini berjalan dengan sangat tertib sesuai dengan susunan acara (rundown): Gema Asmaul Husna: Dipimpin oleh Ahmad Daris Musthofa, membawa suasana menjadi khusyuk sebelum acara inti dimulai. Sambutan-sambutan: Disampaikan berturut-turut oleh Kepala Madrasah, Komite, dan Ketua POT, Maryudan. Koordinasi Kelas: Setelah pengajian ditutup, agenda dilanjutkan dengan sesi "Jumpa Wali Kelas" di ruang kelasmasing-masing guna membahas perkembangan belajar siswasecara lebih spesifik.
Melalui momentum pengajian POT ini, MTsN 2 Bantul berharaporang tua tidak hanya membawa pulang ilmu agama, tetapi juga membawa pulang kesadaran baru untuk selalu menebar ucapanpositif di dalam rumah demi mencetak generasi islami yang unggul dan berkarakter. (Yis)