Lompat ke isi utama
MIN 1 Bantul

Tingkatkan Kompetensi Digital, Guru MIN 1 Bantul Ikuti Pelatihan Koding dan AI

Dikirim oleh Sugiyono pada 19 Mei 2026

Yogyakarta (MIN 1 Bantul) - Sebagai upaya menjawab tantangan pendidikan di era digital, dua guru MIN 1 Bantul, Rina Andriyani dan Yeti Maulana Oktavia, turut serta dalam pelatihan koding dan kecerdasan artifisial (AI) bagi guru MIN Se-DIY  kolaborasi K2MI DIY dan FMIPA UNY berlangsung di Ruang Sidang 3 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Selasa (19/05/2026).


Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY,  Sidik Pramono yang menekankan bahwa secanggih apa pun perkembangan teknologi, kecerdasan artifisial (AI) tidak akan pernah mampu mengarahkan atau membentuk akhlak, moral, dan karakter siswa. Oleh karena itu, peran guru tetap menjadi pilar utama yang sangat dibutuhkan dan tidak tergantikan pada era sekarang.

Pelatihan kali ini mengusung tajuk "mengenal koding dan membuat media sederhana untuk aktivitas koding tanpa komputer maupun dengan komputer". Guna memberikan pemahaman yang komprehensif, penyelenggara menghadirkan dua narasumber ahli di bidangnya, Tatag Bagus Putra Prakarsa dari FMIPA UNY dan Agus Setyawan dari SMA Budi Mulia 2.

Kedua narasumber membedah konsep dasar computational thinking (berpikir komputasional) yang dikemas secara interaktif. Para peserta tidak hanya diajarkan cara memprogram menggunakan perangkat komputer, tetapi juga diberikan metode kreatif bagaimana mengajarkan logika koding kepada siswa madrasah dasar secara unplugged (tanpa komputer) melalui media permainan sederhana.

Kehadiran Rina Andriyani dan Yeti Maulana Oktavia sebagai perwakilan dari MIN 1 Bantul diharapkan dapat membawa angin segar bagi inovasi pembelajaran di lingkungan madrasah. Keduanya berkomitmen untuk mengimbaskan ilmu yang didapat kepada rekan sejawat serta mengaplikasikannya langsung dalam kegiatan belajar mengajar di kelas, sehingga matematika dan sains dapat diajarkan dengan cara yang lebih menyenangkan dan berbasis teknologi terkini. (and)