Siap Transparan! Kepala MAN 2 Bantul Ikuti Entry Meeting BPK untuk Penguatan Akuntabilitas Keuangan
Bantul (MAN 2 Bantul) — Komitmen terhadap tata kelola keuangan yang transparan kembali ditegaskan. Kepala MAN 2 Bantul turut serta dalam Entry Meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang digelar secara daring melalui Zoom pada Selasa (31/3/2016). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam persiapan pemeriksaan laporan keuangan di lingkungan Kementerian Agama.
Pertemuan ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Kanwil Kemenag DIY, Kemenag Kabupaten/Kota se-DIY, UIN Sunan Kalijaga, para kepala madrasah negeri, hingga pengelola keuangan. Tujuannya adalah memberikan pembinaan sekaligus arahan teknis terkait pelaksanaan audit agar berjalan sesuai regulasi.
Kepala Kanwil Kemenag DIY, Ahmad Bahiej, dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan setiap satuan kerja dalam menghadapi proses pemeriksaan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang evaluasi dan pembinaan agar setiap kekurangan dapat segera diperbaiki.
“Kami berharap seluruh satuan kerja menyiapkan administrasi secara optimal. Jika masih ada kekurangan, akan diarahkan agar pengelolaan keuangan benar-benar sesuai ketentuan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pengendali Teknis BPK RI, Cahyadi Anjar Nugroho, memaparkan bahwa pemeriksaan akan berlangsung mulai 31 Maret hingga 8 April 2016. Ruang lingkup audit mencakup Kanwil, Kemenag Sleman, UIN Sunan Kalijaga, serta sejumlah madrasah negeri sebagai sampel, dengan fokus pada berbagai aspek pengelolaan keuangan.
“Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari potensi hibah masyarakat, belanja barang dan jasa, hingga kegiatan pemeliharaan, untuk memastikan semuanya berjalan transparan dan sesuai aturan,” ungkapnya.
Kepala MAN 2 Bantul menyambut positif kegiatan ini sebagai upaya strategis dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan madrasah. Ia menegaskan kesiapan penuh dalam mendukung proses audit dengan menyediakan data yang akurat dan transparan.
“Kegiatan ini memperkuat pemahaman kami tentang pentingnya tata kelola keuangan yang tertib dan sesuai regulasi. Kami siap mendukung proses pemeriksaan demi mewujudkan akuntabilitas yang lebih baik,” ujarnya.
Melalui entry meeting ini, diharapkan seluruh satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama semakin siap menghadapi audit, sekaligus mampu meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
/rys